Humaniora

Indonesia Juara Bersama Jokowi

ilustrasi

Kami akan meyakinkan bahwa bersama Jokowi rakyat Indonesia akan dijamin bisa menyekolahkan anak-anaknya dengan biaya murah serta ada jaminan pekerjaan yang realistis. Bersama Jokowi pula kami pastikan jaminan kesehatan akan jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dan kami akan meyakinkan di bawah kepemimpinan Jokowi, pengurusan dokumen atau ijin apapun akan lebih terlayani dengan baik, murah dan cepat serta tanpa kekhawatiran adanya pungli dan pejabat yang korup.

Bagaimana Bisa Sandiaga Dijadikan Ulama dan Kini Justru Ditanyakan Tentang Cara Dia Beragama

Apa yang saya tuliskan tidak ada urusannya dengan kampanye pemilu. Sebagai PNS saya tidak boleh tergabung dengan tim politik manapun, termasuk Jokowi-Ma’ruf. Apa yang saya sampaikan adalah keprihatinan sebagai umat Islam dan warga negara Indonesia yang tidak mau agama dan negaranya dirusak oleh orang-orang yang bermazhab kardus, yang wudhu dengan cara diobok-obok dari gayun

Jokowi dan Prabowo, Kenapa Yang Satunya Dianggap Mewakili Umat Islam Yang Satunya Anti Islam?

Padahal, yang dituju oleh Alquran adalah lebih dari itu. Ya, para “pemegang kuasa” adalah orang-orang yang dalam Q.S. Al-Nisa’ ayat 58 diidentifikasi sebagai orang yang akan memikul tangunggjawab “agar menunaikan segala amanat kepada yang berhak… memberi hukum di antara khalayak secara adil”.

Upaya Sistematis Untuk Tidak Percayai KPU

ilustrasi

Aturan KPU, kepala daerah boleh berkampanye, dengan syarat bukan dihari kerja dan jika dihari kerja harus ambil cuti di hari itu... sehingga kampanye oleh kepala daerah di hari sabtu dan minggu, boleh dan bukan pelanggaran... sementara AB menghadiri acara partai di hari kerja dan tidak mengambil cuti, hanya mengantongi izin dari Mendagri,

Arif Budiman Yang Tertukar

ilustrasi

Prof. Dr. Arief Budiman
Terlahir sbg Soe Hoek Djin, kakak dari Soe Hoek Gie. Pd masanya dia adalah demonstran dan aktivis yg mjd sahabat Gunawan Muhammad. Terlahir pd tahun 1941 Saat ini usianya sdh 78 tahun. Ia seorg Muallaf yg menikah dgn Ibu Leila seorg psikolog. Menyelesaikan pendidikan Bachelor d Belgia, S2 Psikologi UI, dan Program doktoral Bidang Sosiologi di Paris.

Melampaui Politik

ilustrasi

Tetapi Jokowi tetaplah Jokowi. Dia tidak peduli apakah cium tangannya kepada orang yang lebih sepuh atau langkah kakinya untuk menjenguk orang yang sedang sakit berdampak secara politis atau tidak. Barangkali dia berpikir kalau berdampak ya alhamdulillah, tetapi kalau pun tidak ya tetap alhamdulillah. Tidak ada yang dirugikan dengan membuat orang lain senang, bukan?

Pages