Humaniora

Politik Kekinian VS Politik Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi

Satu-satunya yang membedakan adalah kepentingan sesaat dan bukan kepentingan agama, bukan kepentingan umat, bukan bela syariat. Yang jadi pertimbangan sekedar kepentingan kelompok, golongan, maslahat internal dan kesempatan merebut kursi kekuasaan.

Lha, kok mau disamakan dengan perseteruan zaman nabi yang murni bela aqidah dan syariah? Ya tidak sama dong.

Penataan Tanahabang dengan Skybridge Direncanakan Sejak Jokowi Jabat Gubernur DKI Jakarta

Blunder besar yang berakibat "benturan" antar lembaga (gubernur vs Polda-Ombudsman) seharusnya ngga trjadi kalo gubernur baru Jakarta tidak trbelenggu janji kampanye TIDAK MENGGUSUR

Waktu membuat Jatibaru ditutup, janji 400an PKL ilegal di trotoar ditampung nyatanya justru sebagian bukan mereka yang dapet tenda. Lalu siapa? Ya gitu deh.. hhe

Roger Waters dan Kesadaran sebagai Manusia

 

Waters merespon Paskal dengan menyatakan (di depan penontonnya) bahwa WH adalah “organisasi abal-abal yang muncul untuk menciptakan propaganda bagi ‘jihadist’ dan teroris. ... Jika kita mendengar propaganda Paskal, WH, dan lainnya, kita akan terdorong untuk mendukung pemerintah kita mengebom rakyat Suriah. Ini akan menjadi kesalahan besar bagi kita sebagai manusia.”

Umar Bin Khattab Dengan Pria Buncit

Ilustrasi

Umar pun melanjutkan:
"Hai sekalian manusia, hai sekalian manusia. Hindari perut yang besar. Karena membuat kalian malas menunaikan shalat, merusak organ tubuh, menimbulkan banyak penyakit. Makanlah kalian secukupnya. Agar kalian semangat menunaikan shalat, terhindar dari sifat boros, dan lebih giat beribadah kepada Allah."

Fakta Tentang Pembangunan Bandara Kertajati

Ilustrasi

"Trus kok pembangunannya baru kenceng di zaman Jokowi? pan udah ada modal awal 3 Trilyun?" nyari investor itu berat bro, biar Jokowi aja.. makanya Gub. Aher seneng banget waktu pemerintah pusat mengambil alih pembangunan Bandara Kertajati ini (4). Di sini Presiden Jokowi mengharapkan pihak swasta ikut masuk dalam pembangunan proyek Pemerintah ini. Dan sebagai "pancingan" pemerintah pusatpun menggelontorkan dana 2.1 Trilyun yang bersumber dari APBN (4).

Syahadat Politik

Mesjid bukanlah ruang yang pantas untuk melakukan hal itu. Ia tempat ummat menyatukan gerak, langkah dan hati dalam menyembah Allah Rabbal 'Alamin, Tuhan Sang Maha. Ia tak pantas dikotori berbagai prasangka dan niat kepada selain-Nya, apalagi cuma sekedar jargon syahwat politik yang sangat partisan, provokatif dan sementara belaka. Ini berlaku bagi semua kubu politik, disana dan disini, si A atau si B.

Bahtsul Masail NU Adalah Teladan Dalam Menjawab Masalah Keumatan

Bahtsul Masail di lingkungan organisasi NU berasal dari tradisi diskusi atau musyawarah untuk mencari jawaban dalam rangka menyelesaikan persoalan yang ditanyakan oleh anggota masyarakat kepada para kyai. Tradisi para kyai pesantren ini otomatis juga diikuti dan dipraktekkan oleh para santri di banyak pondok pesantren khas Indonesia.

Pages