Humaniora

Kekuasaan dan Pertayaan Lucu Tentang Revolusi Mental

 

Diperbolehkan masuk ke dalam istana, tentu bisa jadi hanya mimpi. Tapi mimpi itu jadi kenyataan sekarang. Serombongan penarik becak, datang dengan pakaian seadanya. Diterima Presiden Jokowi. Mereka bersilaturahmi dengan pemimpinya di hari raya.

"Saya terharu. Ternyata tukang becak seperti saya bisa juga masuk ke istana Presiden," ujar Ending, tukang becak yang biasa mangkal di pasar sekitar Bogor.

Di Zaman Jokowi Kehidupan Sulit?

 

Dalam keputus-asaan itu, ia membaca berita bahwa tenaga kerja asing - terutama dari China - membanjiri negeri ini. Sempurnalah alasannya untuk mengeluh karena ada kambing hitam yang harus ia jadikan tameng ketidak-mampuan.

Saya senyum-senyum saja di pojokan. Sambil seruput kopi hitam dan menjulurkan kaki sambil bermalas-malasan. Ah, ini liburan. Jadi manjakan badan sebelum nanti kembali sibuk di kegiatan.

Jembatan Damai dari NU

 

Islam yg saya tau, adalah agama kasih penuh keselamatan, agama kedamaian yg membawa kesejukan, agama rahmat untuk seluruh alam. demikian cermin islam yg saya dapati dari umat umat muslim NU dan muslim nusantara.

Izinkan saya kembali membuka pelajaran tafsir jalailan yg pernah saya dapatkan saat menempuh pendidikan untuk menjadi seorang hamba tuhan dalam gereja.

Revolusi Mental Buat Penyerang Jokowi

Ilustrasi

Mas AHY, sudahkah revolusi mental semacam itu tercermin dalam dirimu dan keluargamu, dalam diri keluarga para penyerang Jokowi lainnya ??

Semoga penjelasan saya ini bisa membuatmu lebih paham soal revolusi mental Jokowi - sebelum kamu menggapai ambisimu (atau ambisi bapakmu ?) menjadi orang paling berkuasa di negeri ini.

Tetap Bersama Jokowi

Ilustrasi

Mereka, para pembenci Jokowi juga menyerang dengan isu-isu yanh dipahami setengah-setengah, misalnya soal Tenaga Kerja Asing (TKA). Tapi alhamdulillah, Jokowi tetap menghadapi tudingan itu dengan sabar melalui Kementerian Tenaga Kerja. Berkali-kali Pemerintah melakukan klarifikasi tapi toh klarifikasi itu tak sampai membuat para oposisi dan pembencinya reda melakukan tuduhan demi tuduhan. Jokowi juga diserang dengan isu utang luar negeri.

Pages