Humaniora

Belajar Agama Dulu Sebelum Menuduh Bencana Karena Salah Pemerintah

Pertama, Kamu kaji lagi deh ayat berikut ini...

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun. (QS Al-Anfal 33)

Drama Biadab Dari Kelompok Tak Punya Hati

Keyakinan saya drama kebohongan ini memang didesain sedemikian rupa oleh sekelompok manusia tanpa hati dan empati lawan Jokowi. Tujuannya adalah menciptakan image bahwa Negara ini dianggap gagal memberikan rasa aman kepada warganya dan mereka bermain "PLAYING VICTIMS". Cuma masalahnya karena semuanya diniatkan untuk tujuan yang jahat dan kebetulan penyusun skenario drama biadab ini adalah SEKELOMPOK ORANG DUNGU, hasilnya banyak lobang di sana-sini.

Bu Ratna , Tabahlah

Tabahkan hatimu Bu Ratna, jika palu hakim memenjarakanmu. Aku bersedia menjadi penjaminmu agar tidak masuk dalam jeruji besi.

Engkau mungkin berbeda pilihan denganku, tapi ini bukan soal pilihan politik ini soal kemanusian. Engkau tetap seorang manusia renta yang ringkih, sedih membayangkan tubuh rentamu meringkuk dalam sel yang pengap. Engkau wajib dibela atas nama kemanusian.

Gempa Lagi : Palu, Sigi, dan Donggala, Alam Kembali Memenuhi 'Perintah-Nya' Sunatullah

Nantinya akan diolah. Jika buka kran di rumah bisa langsung di minum. Sepuasnya tanpa takut sakit perut.

Jepang ? Diluluh-lantakkan gempa dan tsunami ratusan kali. Tapi justru membuat mereka makin pintar. Makin makmur. Makin bijak. Jika dirundung kemalangan, tak ada rebutan jatah apalagi penjarahan . . .

Ini Kemungkinan Alasan Diamnya Ratna Sarumpaet Atas Penganiayaan Dirinya

Ilustrasi

Pementasan itu menceritakan tentang seorang buruh perempuan yang tewas dibunuh militer hanya dikarenakan membela hak-hak buruh dan memperjuangkan kebebasan berserikat di pabrik. Sudah jamak pada Orde Baru, intervensi militer ke buruh yang ingin berserikat, berkumpul dan berpendapat. Saat itu militer menjadi kaki tangan pengusaha untuk membungkam sikap kritis karyawan. Makanya menjadi tanda tanya besar diamnya Ratna menerima penganiayaan itu.

Ratna Sarumpaet, Sebuah Tragedi dan Ironi

Dengan tidak mengurangi rasa keprihatinan saya terhadap tragedi yang menimpa Ratna Sarumpaet, bagi saya figur seorang Ratna Sarumpaet memang pribadi yang sangat tidak menyenangkan. Ucapan-ucapannya terlalu kasar dan disampaikan dengan penuh kebencian yang memang tumbuh subur di hatinya. Sosok Ratna Sarumpaet bagi saya adalah tipikal orang yang selalu merasa paling BENAR dan paling HEBAT. Sehingga sangat terlihat nyata dalam raut muka dan tingkah lakunya rasa empati sosialnya sangat rendah.

Palu, Donggala , Sigi dan Duka Kita

Teman-teman saya di Palu dan sekitarnya sangat banyak. Mereka semua awalnya adalah peserta pelatihan saya tapi kemudian hubungan kami menjadi sangat dekat seperti saudara. Terakhir saya mengunjungi Palu sebulan yang lalu untuk ngajar di sana. Seperti biasa teman-teman saya menyediakan gulai daun kelor dan sop Kaledo + singkong rebus sebagai makanan siang saya. Malamnya saya request diajak makan ayam bakar Biromaru di daerah Perumahan Palupi Palu.

Pages