Humaniora

Cacat Logika Gelar Imam Besar Habib Rizieq Shihab

Ilustrasi

Ketiga, hidupnya berfooya-foya tidak mencerminkan kehidupan seperti yang dicontohkan Rasulullah. Rasulullah selalu hidup sederhana, bahkan bajunya tidak jauh berbeda dengan orang miskin yang hidup di Negara yang dipimpinnya. Tapi lihatlah bagaimana Imam Besar FPI itu tampil. Pada aksi 212, beliau menaiki mobil New Pajero Sport baru padahal sebelumnya bertebaran mobil dengan plat nomor 3 huruf dibelakang FPI dengan harga mobil bahkan lebih dari Rp 1 M.

Jakarta,Tak Ada Banjir Sedada Lagi

Jakarta sekarang sudah bisa dibilang bebas banjir. Kata plt Gubernur Sumarsono, "Banjir di Jakarta sudah berkurang lebih dari 80 persen. Kalaupun masih ada 80 titik yang belum bebas banjir, disana hanya ada genangan air yang cepat surut kalau hujan besar.."

Kenapa bisa begitu ?

Karena memang Jokowi dan Ahok bersungguh2 mengatasi masalah Jakarta yang sudah bertahun2 di pelihara. Apalagi ketika Jokowi menjadi Presiden, koordinasi Ahok dengan pusat menjadi lebih mudah.

Hari-Hari Kelam Abib Rijik

 

Jika Kapolda Jabar menyebut demo massa yang dipimpin Abib Rijik lebay, maka menurut saya Kapolda Jabar cemen, karena Kapolda mengkhawatirkan pencopotan Jabatannya jika menindak FPI, menurut saya mana mungkin Pak Tito memecat anda, karena Anda dan Pak Tito itu satu gerbong di Kepolisian, lagipula kasusnya jelas Pancasila sudah dihinakan. Seharusnya Kapolda Jabar balik menantang organisasu eFPeI yang bubar atau saya Kapolda Jabar yang dicopot, kan seru jadinya,..

Dulu PKI Sekarang FPI

Oleh: Afa Muafa 

Setelah mendapat angin dengan suksesnya gorengan isu-isu agama untuk melancarkan jalan salah satu calon gubernur DKI yang didukungnya, ormas radikal Front Pembela Islam (FPI) makin membabi buta. Terus-terusan mengintervensi hukum dan apapun isu digoreng dengan agama. Bila kemauannya berbenturan dengan otoritas seperti kasus dengan Kapolda Jabar, akan dibelokkan ke isu agama. Katanya Kapolda menista ulama. 

FPI Mem-Babi-Buta

Oleh: Kajitow Elkayeni
 

Hari-hari genting terakhir ini, Indonesia terus mengalami guncangan. Setelah pengerahan massa dalam jumlah luar biasa, letupan-letupan kecil terjadi di mana-mana. Saya tak ingin berasumsi. Ada banyak indikasi, terlalu banyak kemungkinan mengenai siapa di balik semua ini. Apakah ini berkaitan dengan politik busuk Pilkada DKI Jakarta? Ataukah oknum korban penegakan hukum yang terdesak karena terus dibabat Jokowi? Semua berpeluang, dan mungkin.

Pages