Humaniora

Hingga Kini, Indonesia Masih Bantu Bangladesh

Ilustrasi

Sebelum shalat Jumat, kami bagikan alat cukur dan perangkat lengkap. Sepuluh orang pertama menerimanya sebagai modal usaha produktif. Gunting, pisau, sisir, krim, dua kursi, cermin dan lainnya. Wajah bahagia terpancar.

Besok, kami rencana membangun lantai masjid, klinik sementara dan penyaluran shelter.

Para Bedebah Membelokkan Hasil Kerja Jokowi

Ilustrasi

Fakta kedua, beberapa proyek memang dimulai sebelum Jokowi. Kewajiban Jokowi memastikan proyek itu rampung. Problem pemerintahan sebelumnya itu di pengawasan. Ada banyak proyek yang terbengkalai, seperti 34 pembangkit listrik dan candi modern, Hambalang. Pengawasan rutin ini yang sedang dilakukan Jokowi. Tak semua orang punya kemampuan fisik dan keteguhan hati seperti itu.

Perkasa? Pastinya.

Mengapa Saya Jadi Target Serangan Kelompok Radikal

Ilustrasi

Saya tidak akan main aman, kalau main aman, saya berpolitik seperti yang lain-lain. Main aman karena takut diserang, dibully, yang mungkin juga main aman dan takut karena punya kesalahan. Bagi saya perjuangan melawan radikalisme dan politisasi agama tidak cukup di luar sistem dan hanya dari pihak masyarakat sipil saja (seperti yg saya lakukan sebelum ini). Perlu dilanjutkan dengan adanya kebijakan dan peran Negara untuk melawan radikalisme ini (selain Negara juga melayani rakyat, mencerdaskan, menciptakan lapan

Syahadat Politik

Ilustrasi

Mesjid bukanlah ruang yang pantas untuk melakukan hal itu. Ia tempat ummat menyatukan gerak, langkah dan hati dalam menyembah Allah Rabbal 'Alamin, Tuhan Sang Maha. Ia tak pantas dikotori berbagai prasangka dan niat kepada selain-Nya, apalagi cuma sekedar jargon syahwat politik yang sangat partisan, provokatif dan sementara belaka. Ini berlaku bagi semua kubu politik, disana dan disini, si A atau si B.

Saat Kalimantan Disulap Jokowi

Ilustrasi

Kehadiran jalan perbatasan sekaligus melengkapi pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau yang diharapkan bisa menjadi gerbang ekspor produk lokal Indonesia menuju negara tetangga. Tanpa adanya jaringan jalan, maka masyarakat perbatasan masih akan bergantung pada produk yang datang dari Malaysia.

Pages