Humaniora

Cacing Parasit Itu Memang "Mematikan"

Ilustrasi

Menurut saya, isu cacing parasit dalam ikan kemasan bisa jadi salah satu strategi perang asimetris untuk memutus mata rantai para mafia laut itu. Cacing itu kini benar-benar "mematikan". Masyarakat instan sebagai konsumen ikan kemasan berangsur-angsur kembali kepada ikan segar sebagaimana yang sering dikampanyekan oleh pemerintah. Merosotnya permintaan komoditas ikan kemasan memang mengorbankan "sebagian" produsen lokal meskipun faktanya bahan baku yang didapatkan melalui "impor".

Ahok, Dr Otto dan Ibu Sukmawati Meminta Maaf

 

Walau aku pun menyadari bahwa mempertimbangkan meminta maaf atau tidak bagi Ahok dan dr Otto kala itu, bukanlah hal yg mudah untuk diputuskan.

Permintaan maaf adalah cara humble dalam mengatasi sebuah mispersepsi, di luar seseorang yang dituntut utk meminta maaf itu salah atau tidak, maka akhirnya baik Ahok maupun dr Otto menyatakan permintaan maaf.

Agama Diperalat Hanya Karena Jabatan

 

Konspirasi mereka berhasil. Atas keputusan Amin Rais, Gus Dur lengser tanpa ada bukti Gus Dur bersalah. Ketika Gus Dur lengser, pasukan berani mati pun bermunculan. Mereka siap melawan Amin Rais untuk membela Gus Dur. Tetapi Gus Dur cegah, Gus Dur tidak ingin bangsa ini terpecah belah karena dirinya. Gus Dur merelakan kursi jabatannya yang terpenting bangsa ini tetap utuh.

Hoax Merusak Demokrasi

Hoaks sendiri bukan masalah baru yang viral setahun belakangan ini, apalagi ketika mendekati tahun-tahun politik. Menurut Quraish Shihab dalam karyanya Tafsir al-Misbah menjelaskan bahwa dalam Islam hoaks sudah muncul pada zaman Nabi. Ketika itu Siti Aisyah kehilangan kalungnya dan mencarinya pada saat pulang bersama pasukan ke Madinah. Namun ia mendapati rombongan pasukan tersebut telah meninggalkannya.

Puisi Sukmawati

 

Karena ketidaktahuannya itu dia dihujat, dia kita dimaki dan dia dihina, sebenarnya yang menghujat itu juga tidak mengerti ajaran Islam.

Hukum tidaklah ditetapkan kecuali setelah sampainya ilmu, itu yang diajarkan oleh Islam. Hukum tidak berlaku jika orang itu tidak tahu, lupa atau gila. Sukmawati tidak tahu, tidak paham, itu iya. Tapi dia tidak menghujat atau memaki.

Ulama Wajib Rendah Hati

Sangatlah sulit membuka pikiran mereka yang terkunci dan tertutup rapat sehingga tidak bisa dimasuki secercah cahaya kebenaran, sedang mulut-mulut mereka terus menganga meneriakkan slogan-slogan kebencian kepada siapa saja karena mengikuti jejak sesat sang junjungannya yang terperangkap lama dalam jeruji penjara keangkuhan dan arogansi intelektual. Sambil terus menghembuskan puja puji yang melambung setinggi langit kepada sang junjungannya itu.

Pages