Humaniora

Jika Minum Starbucks Mendukung LGBT, Apakah Naik Haji Menyumbang Invasi Suriah dan Yaman?

Ini tentu bukan ejekan apalagi sindiran, tapi lebih pada upaya untuk merefleksikan diri. Ustadz Abdul Somad menjelaskan, semua kegiatan punya konsekuensi di akhirat. Apa pun itu. Misalnya: jika kita mengonsumsi kopi Starbucks, yang secara terbuka mendukung gerakan LGBT, maka kita akan berdosa bahkan bukan tak mungkin masuk neraka.

#Kitatidaktakut Shake It Out

 

Fisika mengajar kita bahwa saban berjumpa diamond of decision, alam semesta lain tercipta. Maksudnya begini. Katakanlah Anda sedang berlari ke dalam stasiun KRL Cikini. Anda menaiki tangga dengan cepat, berburu perjalanan ke Depok. Saat menjejakkan kaki di pelataran tunggu Anda lihat sebuah kereta sedang menunggu penumpang. Pintunya terbuka.

Inspirasi dari Seorang Tukang Kunci

 

Saya ajak naik mobil, dan pulangnya saya tawarkan Gojek, dia memilih bawa motor sendiri. Saya tahu dia waspada, jangan sampai diperalat orang untuk menjebol properti orang lain. Sampai rumah pun dia "nyelimur" sambil bertanya, seolah ingin memastikan kalau saya betulan tuan rumah. (Well ya, tampang gondrong gini, emang layak dicurigai sih)

Pages