Humaniora

Wahai Warga Sumbar dan Riau, Lupakah Kalian Atas Jokowi Lenyapkan Asap?

Ilustrasi

Sekarang, orang yang menghentikan asap itu mereka maki maki. Bagaimana, orang orang dari daerah Sumbar dan Riau yang memaki maki itu seperti itu? Apakah ingatan mereka sebegitu pendek, baru 3 tahun lepas dari asap, lupa bagaimana susahnya hidup dengan asap 3 tahun sebelumnya dan belasan tahun sebelumnya. Saya masih ingat, dalam status Facebooknya, temen SD saya yang sudah jadi dosen PTN di Pekanbaru mengeluhkan tentang asap.

Isu Erick Thohir Korupsi itu Hoax

Jelas itu fitnah yang kejam. Erick bukan politisi dan secara ekonomi sudah 'Tajir Melintir' dan tak perlu lagi korupsi recehan. Yang benar adalah 'Korupsi Dana Sosialisasi Asian Games 2018' senilai 10 milliar rupiah, yang dilakukan oleh Dodi Iswandi (Sekjen KOI), Anjas Rivai (Bendahara KOI), dan Iwan Agus Salim, pengusaha selaku penyedia jasa.

Sombong Berislam Hanya Dengan Kalimat Tauhid? Apakah Mereka Lebih Islami?

Afdhaludz-dzikri fa’lam annahu; laa ilaaha illallaah. Diwiridkan serempak oleh imam dan makmum, ada yang 40 kali, 70 kali, atau 100 kali, kemudian dipungkasi dengan; ‘muhammadur-rasuulullaah’. Demikian lima kali sehari, belum lagi jika ada yang mengamalkan wirid tahlil tambahan.

Kalau demikian, mengapa jarang sekali terlihat simbol-simbol kalimat tauhid di gelaran-gelaran mereka?

Ini Alasan PNS Tidak Menyukai Presiden Jokowi

 

Ini diantaranya beberapa alasan knp PNS banyak yg tidak memilih Jokowi:

1. Sulit melakukan pungli. Sejak saber pungli dibentuk, banyak PNS ygmengeluh nggak dpt duit sampingan. Di samping itu kebijakan perijinan dan pelayanan satu pintu juga memangkas birokrasi. Meskipun sy menemukan msh ada sj yg bisa melakukan pungli.

Pages