Humaniora

Hari-Hari Kelam Abib Rijik

 

Jika Kapolda Jabar menyebut demo massa yang dipimpin Abib Rijik lebay, maka menurut saya Kapolda Jabar cemen, karena Kapolda mengkhawatirkan pencopotan Jabatannya jika menindak FPI, menurut saya mana mungkin Pak Tito memecat anda, karena Anda dan Pak Tito itu satu gerbong di Kepolisian, lagipula kasusnya jelas Pancasila sudah dihinakan. Seharusnya Kapolda Jabar balik menantang organisasu eFPeI yang bubar atau saya Kapolda Jabar yang dicopot, kan seru jadinya,..

Dulu PKI Sekarang FPI

Oleh: Afa Muafa 

Setelah mendapat angin dengan suksesnya gorengan isu-isu agama untuk melancarkan jalan salah satu calon gubernur DKI yang didukungnya, ormas radikal Front Pembela Islam (FPI) makin membabi buta. Terus-terusan mengintervensi hukum dan apapun isu digoreng dengan agama. Bila kemauannya berbenturan dengan otoritas seperti kasus dengan Kapolda Jabar, akan dibelokkan ke isu agama. Katanya Kapolda menista ulama. 

FPI Mem-Babi-Buta

Oleh: Kajitow Elkayeni
 

Hari-hari genting terakhir ini, Indonesia terus mengalami guncangan. Setelah pengerahan massa dalam jumlah luar biasa, letupan-letupan kecil terjadi di mana-mana. Saya tak ingin berasumsi. Ada banyak indikasi, terlalu banyak kemungkinan mengenai siapa di balik semua ini. Apakah ini berkaitan dengan politik busuk Pilkada DKI Jakarta? Ataukah oknum korban penegakan hukum yang terdesak karena terus dibabat Jokowi? Semua berpeluang, dan mungkin.

Babak Sunyi Wiji Thukul

 
 
Oleh : Aryo Wisanggeni 
 
Setelah 19 tahun Reformasi berlalu, 13 aktivis yang diduga diculik tetap tak tentu rimbanya. Satu dari mereka adalah sosok kerempeng berlidah cadel bernama Wiji Thukul, penyair yang puisi-puisinya dianggap momok oleh rezim militeristik Soeharto. Film Istirahatlah Kata-Kata berkisah tentang pelariannya sebelum hilang. 
 

Semua Agama Sempurna Bagi Pemeluknya

Oleh : Irma Hutabarat
 
Selamat pagi para kekasih hatiku.
Masih belum lekang dari ingatan, saat seorang yang mengaku ulama namun tega menista budaya bangsa sendiri, budaya kita, budaya tanah Pasundan dengan memelesetkan salam orang Sunda #Sampurasun menjadi #Campurracun , karena menurut tuan ulama itu, satu satunya salam yang pantas di dunia ini hanyalah Assalamualaikum. 
..

Pages