Humaniora

Rekam Jejak Kyai Ishomuddin

Kyai Ishomuddin sudah terbiasa dengan memimpin rapat-rapat besar di dalam NU dari tingkat MUNAS sampai Muktamar. Dia adalah salah satu kunci sukses adanya perubahan sistem pemiliihan jabatan Rais Aam yang dulunya langsung dipilih oleh cabang-cabang menjadi dipilih oleh ahlul halli wa al-aqdi. Dalam Muktamar Jombang, kyai Ishomuddin juga memimpin siding besar dan saya teringat begitu riuhnya sidang pada saat itu karena kontroversi ide ahlul halli wal aqdi.

Mengenal Lebih Dekat Sosok Kyai Ishomuddin

Kesan pertama saya adalah dia pasti nyantrinya lama dan tekun membaca kitab. Dia bisa hafal makhad yang panjang-panjang. Hafal Qur’an dan hadis banyak kita jumpai, namun hafal makhad sebuah kitab, jarang orang terpelajar dan santri yang menghafalnya. Meskipun saya terkesan, saya tidak berkenalan langsung pada saat itu. Dalam hal ini, saya terkena kebiasaan lama, malu berkenalan dengan tokoh baru. Biar dia yang kenal saya.

Surga itu Ajaran Hindu

Lalu, bagaimana dengan nasib ruh dari manusia yang hidupnya jahat sewaktu di dunia nyata sebelum "modar" alias "mampus"? Menurut ajaran Hindu, "ruh jahat" akan nyemplung ke "naraka", tempat Dewa Yama atau Dewa Kematian bersemayang. Di "naraka" inilah, mereka akan disiksa. Ada banyak "tipe naraka", semua disesuaikan dengan tingkat dosa dan kejahatan manusia.

Sudut Lain Kiyai Ishomuddin

Begitu dia duduk di sampingku, aku bilang "Anda adalah harap masa depan". Dia spontan menjawab diplomatis "semua kita adalah harapan masa depan". He he he

"Aku kagum saat anda menjadi Saksi Ahli Ahok, dan sepertinya pandangan anda kontroversial", kataku. Dia tersenyum manis, semakin ganteng. Lalu aku bilang lagi : "apakah anda mengalami situasi tak nyaman sesudah kesaksian itu".

Tabayyun Setelah Sidang Ke-15 Kasus Penodaan Agama

Saya hadir di persidangan bukan atas nama PBNU, MUI, maupun IAIN Raden Intan Lampung, melainkan sebagai pribadi. Tidak mewakili PBNU dan MUI karena sudah ada yang mewakilinya. Saya bersedia menjadi saksi ahli pada saat banyak orang yang diminta menjadi saksi ahli pihak pak BTP berpikir-pikir ulang dan merasa takut ancaman demi menegakkan keadilan. Dalam hal ini saya berupaya menolong para hakim agar tidak menjatuhkan vonis kepadanya secara tidak adil (zalim), yakni menghukum orang yang tidak bersalah dan membebaskan orang yang salah.

Fakta tentang Ahmad Ishomuddin, Rais Syuriah PBNU yang Dipecat MUI karena Jadi Saksi Ahok

Namun posisi terhormat karena keilmuannya sebagai Wakil Ketua Fatwa MUI di copot pada hari dia bersaksi di depan hakim. Padahal hadir sebagai saksi di pengadilan adalah kewajiban sebagai warga negara yang baik. Sementara dia tidak pernah minta agar dia di jadikan saksi. Tidak pernah. Tapi itu datang karena permintaan dari pengacara Ahok sendiri dan di setujui oleh Majelis Hakim. Kita tidak tahu alasan sebenarnya mengapa sampai MUI memecat dia. Dia bukan pengurus MUI yang mengendorse bisnis Investasi (GTIS) syariah yang menipu umat..

Pages