Humaniora

Tempo, Sensasi, Kebebasan yang Kebablasan

Jokowi tidak akan sedikitpun merasa marah atau tersinggung dengan ulah Tempo, apalagi sampai menjebloskan ke penjara. Jokowi akan tetap fokus bekerja. Apa yang dilakukan Tempo bukan hal baru. Sudah lima tahun Jokowi dihina dan dicaci maki entah lewat tulisan maupun gambar. Tak pernah satupun yang dituntut olehnya. Yang tidak terima biasanya rakyat yang masih waras.

Lopa dan Kalla

Lopa dikenal amat bersahaja. Selain dari gaji, penghasilannya diperoleh dengan membuka warung telekomunikasi dengan lima bilik telepon dan penyewaan PlayStation di samping rumahnya di Pondok Bambu, Jakarta. Ia juga rajin menulis kolom di berbagai majalah dan harian. Terang-terangan diakui, itu caranya menambah penghasilan dari keringat sendiri. Honor ratusan ribu rupiah dari menulis kolom inilah yang sering diandalkannya untuk memperbaiki ini dan itu di rumahnya. Kisah pengusaha Jusuf Kalla, yang kini menjadi wakil presiden, menunjukkan kejujuran Lopa.

Pro-Kontra Revisi UU KPK

3. Kenyataannya beberapa pimpinan KPK mengundurkan diri beberapa jam setelah Ketua KPK Irjen. Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si. terpilih menjadi Ketua KPK yang baru, disaat para pimpinan KPK itu belum berakhir masa tugasnya.

Ini semua merupakan indikasi bahwa KPK selama ini berpolitik dan ada kecenderungan memberikan dukungan politiknya pada kelompok-kelompok yang selama ini gemar mengeksploitasi isu SARA untuk tercapainya tujuan kekuasaan politik yang ingin diraihnya. Sedangkan KPK bukanlah lembaga politik.

Film The Santri dan Sejumlah Kontroversinya

Sebagaimana viralnya kecaman terhadap film "A Man Called Ahok" dan "Dua Garis Biru" beberapa waktu kemarin, saya tetap di barisan pro dengan film tersebut. Saya beranggapan kuat bawa film adalah karya seni. Tidak semua orang bisa membuat film yang bagus. Tapi semua orang bisa nyinyirin film. 

Berikut dua point yang dianggap sangat kuat menyalahi budaya santri dan pondok pesantren:

Drama KPK Bergincu yang Sedang mengalihkan Isu

Isu pelemahan KPK bagi saya hanya omong kosong. Mereka seharusnya jernih melihat niat baik dan usaha keras dari Presiden Jokowi yang tetap concern untuk penguatan institusi KPK. Tapi mereka sengaja membutakan diri atas niat baik Presiden. Bagi saya apabila pimpinan dan pegawai sebuah lembaga negara melawan niat baik Kepala Negara yang kukuh mengajak mereka untuk tetap dalam rel konstitusional, adalah sebuah pembangkangan dan pengkhianatan terhadap negara. 

Pages