Gaya Hidup

"Membakar" Banser, "Menghanguskan" NU dan "Melenyapkan" NKRI

Ilustrasi

Jadi mengapa sekelompok kecil masyarakat yang marah pada tindakan Banser itu siapa? Merekalah yang ingin mengganti NKRI dengan khilafah. Selama ini niatan mereka selalu dihalangi oleh NU dan konsisten berdiri terdepan menjaga NKRI. Berbeda dengan Ormas lain, NU satu sikap soal NKRI bahkan dalam setiap khotbah, ceramah atau pengajian NU selalu ditekankan mengenai hal ini. Mengapa NU getol menjaga NKRI?

Banser "Dibakar" Malah Makin Besar

Ilustrasi

Tapi lebih dari itu, yang saya suka dari heboh soal BANSER bakar bendera ini akan mendorong semakin militannya anak anak muda NU. Sebagai sesama anak bangsa, tentu saja saya suka jika kader kader pemudanya makin maju.

Jadi anak muda NU yang belum ikut BANSER segeralah merapat ke kantor NU terdekat. Berorganisasi dan ngaji yang tememen pasti semua akan sampai pada titik temu.

Para Pedagang Gorengan, Alias Tukang Hoax

Ilustrasi

Ratna Sarumpaet dianiaya. Isunya mjd: yang menganiaya adl klp yg gerah dgn sepak terjang RS. Lalu hoax berkembang, pemerintah harus bertanggung jawab, rezim biadab menganiaya aktifis perempuan. Setelah terbukti penganiayaan itu hoax, maka hoax baru berkembang mjd RS adl orgnya kubu petahana yg disusupkan ke kubu oposisi.

Radikal Intoleran Takut Terhadap Banser

Ilustrasi

Namun semenjak pemerintahan berganti dan Jokowi menjadi Presiden, masa-masa keemasan mereka perlahan mulai pudar. Mereka melakukan show-off dengan aksi demo berjilid-jilid, secara sporadis melakukan tindakan intoleran serta persekusi. Minggatnya dedengkot pimpinan mereka merupakan kekalahan simbolis kelompok itu dalam pertarungan politik non-pemilu.

Kekonyolan Sandi

Ilustrasi

Target nya adalah massa yang banyak, massa yang kurang informasi, massa yang kurang mengenyam pendidikan, massa yang mudah di iming-iming, dia tidak perlu mutar otak untuk buat program, buat janji yang terstruktur rapih, dia tidak perlu berhati-hati, dia cukup tebar senyum sana, senyum sini, berjoget, memakai wig pete, mencium tangan pedagang, menggendong wanita, dipeluk emak emak, menjanjikan sesuatu yang sudah ada, menyangkal sesuatu yang sudah ada, dia tidak perlu memahami undang undang dan peraturan..(bu S

Kerempeng Tidak Selalu Penakut

Ilustrasi

NYALI TIDAK IDENTIK dengan pangkat ataupun postur seseorang. Situ boleh saja jenderal dengan badan yang tinggi besar, tapi nyalimu belum tentu sebesar Jokowi yang cungkring.

Ingat insiden Natuna dan klaim Cina atas laut Natuna sebagai wilayah pelayaran tradisional mereka? Jokowi langsung menjawabnya dengan berdiri di atas kapal perang Imam Bonjol dan berpatroli di perairan yang kaya dengan ikan tersebut.

Pages