Gaya Hidup

Cara Cerdas Jend Mulyono "Menaklukkan" Ustadz Abdul Somad

Ilustrasi

Mereka ingin Somad terus menerus "kencang". Seperti komentar Somad soal bom bunuh diri. Soal calon muslim dan non muslim di Pilkada laksana gulai kentang tapi dagingnya anjing. Atau semburan somad yang bilang minum seterbak masuk neraka.Sama nasibnya dengan mereka yang doyan drama Korea.

Ibnu Muljam Ala Indonesia

Ilustrasi

Ditingkat masyarakat, intoleransi ala ibnu Muljam mudah kita temui bahkan dikehidupan sehari-hari. Baik dilingkungan pergaulan maupun di media social. Dan rata-rata para Ibnu Muljam ala Indonesia itu dapat diasosiasikan ke kelompok-kelompok tertentu.  Menjelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, mereka mulai mengelompok dan merapat pada capres non petahana. Sejak awal mereka melawan dengan menggunakan tagar. Mengapa mereka dapat diidentifikasikan dengan merapat ke lawan petahana?

Quo Vadis Korban First Travel

Ilustrasi

Begini, menurut saya keputusan hakim yang menyerahkan aset FT kepada negara sudah tepat. Selanjutnya, negara harus membentuk Tim Investigasi untuk mengurai kasus ini. Yang harus dilakukan pertama kali adalah menelusuri apakah jumlah 63 ribu lebih korban FT adalah riil dan bukan sebagian diantaranya fiktif! Terus terang kejadian tercecernya e-KTP invalid beberapa saat lalu telah mengusik keingintahuan saya. Kenapa ada begitu banyak data atau identitas yang invalid?

Peta Para Penebar Hoax

Ilustrasi
(3) Penelitian palsu. Misalnya, “Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Profesor Zlatan Ibrahimovic menemukan fakta, bahwa setelah berjongkok selama 15 menit, manusia bisa mengalami kesemutan, anehnya semut tidak bisa mengalami kemanusiaan. Sungguh, penelitian yang mencengangkan dokter di Barat. Fakta ini sengaja ditutup-tutupi oleh pihak Barat agar umat Islam bla…bla…bla…! Sebarkan, raih amal soleh dengan berbagi informasi gendeng seperti ini!”
 

Pages