Ekonomi

MRT, Kebijakan Jokowi Atau Anies?

ilustrasi

Pemprov DKI menanggung 51 persen pembiayaan dan pemerintah pusat menanggung 49 persen. Tanpa keputusan Jokowi itu, mungkin proyek ini ngga jalan, karena pusat (rezim SBY) tak bersedia menalangi full

Jadi aset dan profit milik Pemprov lewat BUMD (PT. MRT), tapi mbayar utang puluhan triliun ke JICA dibantu pemerintah pusat

Memahami Tol Langit Jokowi

ilustrasi

Nah, pemerintah menggagas isolasi tersebut dengan nama Palapa Ring. Mungkin kalian sering lihat di jalan poros ada galian kabel optik sepanjang 22.000 kilometer (km), yang ditanam di darat maupun di dasar laut untuk menghubungkan titik-titik blank-spot tersebut. Palapa Ring, ini gunanya menyambungkan backbone dengan broadband kecepatan tingggi.

Menikmati Hasil Kerja Hebat Jokowi

ilustrasi

Kami seperti orang udik yang sedang menikmati mainan baru, meskipun moda seperti ini juga sering kita nikmati saat kita ke luar negeri. Tapi menikmati MRT di Jakarta itu SESUATU banget.

Di tangan Jokowi Jakarta menjadi kota yang manusiawi dan sekaligus metropolitan yang sebenarnya. Dan bersama Jokowi, Indonesia akan pasti maju dan rakyatnya sejahtera.

Link And Match

ilustrasi

Sama juga dgn anak2 di NTT, Ambon dan Papua. Mereka sejak kecil jago berenang, bantu jaring ikan di laut, pukul sagu, memanjat utk panen cengkeh. Bagaimana mungkin skill anak2 ini tak dihargai dan dikembangkan bahkan diadu dgn anak2 lain dgn standar yg mereka tak mengerti. Spt menyuruh ikan memanjat pohon dan ketika ikannya kebingungan akan banyak tangan menuding, kamu ikan bodoh, ikan tdk mau belajar, tidak punya kemampuan, dll.

Saat Pendukung Prabowo Sandi Mentertawakan Tol Langit

ilustrasi

Mereka yg selama ini hidupnya dijamin negara tanpa pernah kerja keras, sebab nyatanya negara autopilot. Fungsi mereka hanya sebagai makelar dan merawat sebaik baiknya tradisi KKN. Di Jaman Jokowi ketika pemerintah hadir dan mulai menjalankan fungsinya, mulai memperbaiki segala kerusakan sistemik, Mereka blingsatan. Demikian. 

Pages