Ekonomi

Dibanding Lira dan Peso, Rupiah Jauh Lebih perkasa

Indonesia terkena dampak gejolak ekonomi global, akan tetapi tidak seperti kedua negara tersebut. Hampir semua negara di dunia terkena dampak. Mari bersyukur bahwa Indonesia termasuk yang kondisinya lebih baik. Dampak yang dialami rupiah hanya 8,4%, jauh lebih rendah dibanding Rupee India 10,4% , Lira Turki 42,9% dan Peso Argentina 51,5%. Turki dan Argentina paling parah dan benar-benar mengalami krisis, karena persoalan ekonomi dua negara itu memang sangat kompleks.

Terbaru : Peringkat Investasi Indonesia Stabil

Sebagai perbandingan, Turki yg banyak dipuja-puji kalangan yg hobi nyinyir ke negaranya, pemerintahnya, dan Presidennya sendiri malah mendapatkan penurunan peringkat menjadi BB, yg artinya Peringkat Non-Investasi (dikenal juga sebagai junk bonds). Turki dianggap tidak aman, beresiko dan tidak menguntungkan untuk investasi. Dampaknya Investasi tidak meningkat malah berkurang, Pertumbuhan Ekonomi pun menurun sesuai rumus Y=C+I+G (Consumption, Investment, Government Spending).

Depresiasi Mata Uang Rupiah Tidak Mempunyai Hubungan dengan Pertumbuhan Ekonomi

Di lain pihak, apa yg terjadi jika terjadi depresiasi spt nilai tukar Rupiah skrg yg sudah di atas Rp14rb/USD1,-?

1. Volume ekspor meningkat;
2. Volume impor berkurang;
3. Produk dalam negeri menjadi dominan pemakaiannya, shg usaha2 utk mencintai hasil produksi dalam negeri akan berhasil;

Kaum Optimis Mencari Solusi, Kaum Pencela Girang dengan Melemahnya Rupiah

 

Yang jelas, ini bukan saatnya untuk memperkeruh suasana dengan sok bergaya sebagai begawan ekonomi, seolah-olah paling tahu apa yang terjadi dan mencela sana-sini. Namun di media soaial  tipe kedua warga negara Indonesia cukup mewarnai pelemahan rupiah. Mereka bukannya membicarakan pemelahan rupiah ini secara rasional dengan kepala dingin dan berniat membantu agar pulih.

Malaysia Berutang Rp3.500 T Terancam Bangkrut, Indonesia Berutang Rp5.000 T Tidak Bangkrut, Ini Alasannya

 
Nasib perekonomian Negeri Jiran pun di ujung tanduk. Warga Malaysia membuat gerakan aksi melunasi utang dengan cara iuran atau patungan. Ini dilakukan melalui sebuah situs crowdfunding. Aksi tersebut dilakukan setelah Perdana Menteri Mahathir Mohamad menyerukan pemotongan gaji para menteri sebesar 10% untuk kurangi utang yang mencapai 1 triliun ringgit. Langkah ini diikuti pula anggota parlemen pada sejumlah negara bagian di Malaysia.
 

Indonesia Upayakan Kenaikan Gaji dan Kesejahteraan PMI Hong Kong

Hal lain yang diangkat Wamenlu Fachir adalah terkait dibukanya peluang kerja Caregiver bagi Pekerja Migran Indonesia. Wamenlu menegaskan bahwa Indonesia siap bekerjasama dengan Pemerintah HK mengirimkan tenaga caregiver untuk membantu pemerintah HK memenuhi kebutuhan caregiver bagi kaum Lansia di HK.

Ini Hitungan Jokowi Cuma Hutang Rp 16 T Hingga 2018

Ilustrasi

Apalagi jika diajak diskusi bahwa hutang Indonesia sebesar 4300T itupun dianggap aman karena rasionya cuma 26% dari PDB (produk domestik brutto). Bandingkan dengan hutang Malaysia yang cuma 3500T tapi itu setara dengan 60% PDB negara mereka, posisi mereka itu gawat. Bisa bangkrut tak mampu bayar hutang.

Ya ampuuun, koq mukamu langsung pucat pret? Pusing dengar PDB? Gak paham arti PDB? Maafkan daku ..

Jokowi Unggul di Selat Malaka

Mengapa begitu besar minat operator pelabuhan atas Kuala Tanjung? Tahukan anda, kalau tadinya kapal kapal kargo besar tidak sandar langsung di wilayah pelabuhan Sumatera karena terbatasnya kapasitas pelabuhan. Umumnya "transhipment" kapal di Pulau Sumatera melalui negara tetangga Singapura dan Malaysia. Ini menjadi ongkos yang mahal bagi ekspor maupun impor.

Pages