Ekonomi

Utang Pemerintah Nggak Karuan, Dengkulmu!

 

Semula saya beranggapan sakbahagianya dia ajalah. Malas saya debat saya orang yg gak level. Tapi lama kelamaan karena dia bolak balik “menyalak” soal itu-itu lagi, saya pikir saya perlu bikin status buat mengimbangi. Khususnya soal utang pemerintah, memang benar bahwa memiliki utang. Namun utang Indonesia itu merupakan utang yang produktif, dan jumlahnya tidak tergolong besar, bila dilihat debt to Gross Domestic Product (GDP), rasio Indonesia hanya 27%.

Kerumitan Investasi ‘Ilegal’ Yusuf Mansur

Disemprit Menteri BUMN dan OJK

Dahlan Iskan, saat itu Menteri Badan Usaha Milik Negara, menegur investasi Patungan Usaha. Dahlan menyarankan Yusuf Mansur sebaiknya membuat non-listed public company—perusahaan publik yang sahamnya tidak diperdagangkan di lantai bursa. Sehingga dana investasi patungan bisa dimasukkan dan dikelola oleh lembaga tertentu secara tepat.

Listrik Naik? Bukan, Subsidi ditarik Pemerintah

Ilustrasi

Papua, Kota pengahasil tambang terbesar tapi minim fasilitas listrik.. Susah masuk listrik, belum ada nya infrastruktur Pembangkit Listrik.. Membangun insfrastruktur listrik gak murah.. Orang ngomong, pake duit APBN gak mungkin, APBN pasti defisit.

Jaman SBY JK, mau Bangun Power Plan 35000 MW (Mega Watt), gak terlaksana.. Cuma bisa bangun 3000 MW, APBN sudah defisit.

Belajar Kemandirian dari China

Akhirnya china mampu berdaulat secara ekonomi karena kemakmuran dan kemandirian. Kebanyakan dari kita, merasa selalu diatas angin dengan potensi yang ada. Karena gelar kesarjanaan merasa berhak menjadi middle class. Karena SDA melimpah merasa berhak minta subsidi. Karena banyak doa dan zikir merasa berhak mendapatkan kesuksesan dengan mudah dari ALlah. Apa hasilnya ? para sarjana bukannya menjadi asset bangsa malah menjadi beban negara karena menambah daftar angkatan kerja yang harus negara sediakan.

Pages