Ekonomi

Siapa Yang Membayar Hutang?

Melalui pemilihan umum (pemilu) berikutnya, Jokowi naik tahta sebagai Presiden ke-7 (2014-2019) menggantikan SBY namun hutang yang di tinggalkan oleh SBY kepada Jokowi yang sudah tercatat dalam APBN-P tahun 2015 sebesar Rp 3.165,2 triliun atau USD 229,44, Sekarang tahun 2018 utang tercatat sebesar Rp. 4.253 Triliun atau USD 293. Terjadi peningkatan Rp. 1.088 Triliun. Namun pada waktu periode yang sama Jokowi mencicil utang sebesar kurang lebih Rp. 1200 Triliun.

Inilah Fakta Tahun 2030 Indonesia Jadi Negara Maju

Hari ini, 2018, Amerika mengambil kebijakan sebaliknya. Suku bunga The Fed dinaikkan berkali-kali. Dolar terbang kembali ke kandangnya. Akibatnya negara-negara berkembang limbung. Di Asia Tenggara, hanya Thailand yang kokoh bertahan. Itu karena neraca berjalan mereka surplus. Sektor pariwisata mereka menyumbang devisa sangat besar.

Presiden Jokowi VS Thanos

Ilustrasi

Sedangkan perpolitikan negara2 barat hanya memikirkan diri sendiri meskipun negara2 yg lain hancur mereka tdk akan peduli, yg penting negaranya makmur. Tapi coba kita lihat negara2 timur tengah yg hancur itu ulah siapa dan siapa aktor utamanya sehingga negara2 yg dulunya makmur kini hancur berantakan karna perang saudara, dan itu tdk pernah terjadi di negara2 barat. Justru negara mereka tambah makmur meskipun mengorbankan org lain sehingga negaranya hancur lebur akibat perang saudara.

Indonesia Aman dari Krisis, Tak Akan Bubar 2030

 

Saya mencoba ber-positive thinking. Netizen itu mengakses informasi dari media sosial. Algoritma media sosial memungkinkan orang berkumpul sesuak minatnya. Apa yang di-like dan komentari akan kembali kepadanya. Kita biasa like dan komen pada konten hoax dan hasut, maka di sanalah pusaran informasi yang kita terima terus menerus. Demikian sebaliknya, ketika kita terbiasa menerima konten positif, maka informasi sejenis itulah yang akan mampir di beranda akun media sosial kita.

Apakah Benar Ekonomi Indonesia Dikuasai Asing?

 
Data membuktikan justru sebaliknya. Sentuhan asing di Indonesia sangat kecil. Investasi di Indonesia tidak pernah didominasi oleh asing. Penanaman modal langsung oleh asing (direct foreign investment) hanya sekitar 5 persen dari keseluruhan pembentukan modal tetap bruto (gross fixed capital formation/GFCF).

Indonesia Negara Dengan Resiko Terkecil Terpapar Krisis Moneter

Dari sejumlah faktor tersebut terlihat bahwa meskipun rupiah melebah terhadap dollar, tetapi pelemahan tersebut dipandang cenderung gradual dan sejalan dengan kebijakan pengetatan moneter yang dilakukan bank sentral AS Federal Reserve.  Indonesia dipandang cukup resilien dalam menghadapi kondisi tersebut, terlihat dari cadangan devisa yang cukup tinggi untuk menahan pelemahan nilai tukar lebih lanjut. Selain itu, pemerintah pun telah melakukan serangkaian upaya untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan.

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Risiko Krisis Paling Kecil

 
Analisis Nomura didasarkan pada model peringatan awal krisis yang dinamakan Damocles. Model tersebut memeriksa sejumlah faktor, termasuk cadangan devisa, tingkat utang, suku bunga, dan impor. Berikut ini penjelasan terkait 8 negara berkembang yang memiliki risiko paling kecil terpapar krisis moneter. 
 
1. Indonesia
 

Pages