Artikel Pilihan

Tagar 2019GantiPresiden Bukan untuk Dukung Prabowo, Tetapi Demi Eksis-nya PKS

Apakah #gantipresiden untuk mendukung Prabowo terpilih menjadi presiden? Jawabannya adalah TIDAK. Tagar tersebut  tidak semata-mata untuk mendukung kemenangan seorang  Prabowo  sehingga terpilih sebagai presiden 2019 nanti, tetapi semata-mata untuk  kepentingan PKS sendiri yang pamornya mulai surut, tergerus dan terancam gulung tikar pasca berbagai manuver yang dilakukannya dan setelah HTI dibubarkan.

Ketika Sandiaga Merasa Mampu/Bisa Itu Wujud Kesombongannya

Oleh : Ester Nuria Surianegara

Ketika Sandiaga Uno berbangga diri karena merasa LEBIH POPULER daripada Cawapres KH Ma'aruf Amin menurut hasil survei Lembaga Alvara Research Center, mestinya tidak membuatnya menjadi sombong.

Menurut survey tersebut Ma'ruf Amin yang merupakan Rais Aam PBNU dipersepsikan sebagai tokoh yang religius. Sementara, Sandiaga Uno dipersepsikan sebagai tokoh muda dan komunikatif, tidak menjadikannya Sandiaga lebih baik dalam ikut mengelola negara ini.

Sandiaga Uno Siap Adu Tampan Dengan Cawapres Sebelah

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Namanya Sandiaga
Cakep tiada terkira
Itu kata emak-emak yang tergila-gila
Atau memang sudah gila
Melihat Sandiaga yang luar biasa
Pintar bergaya di depan mereka
Membuat perempuan histeria
Lupa pada suaminya

Hartanya berlimpah
Semua karena berkah
Kata orang sebelah
Silahkan marah
Tak membuat anunya jadi gerah

Jadi Wagub Jakarta
Itu mudah saja
Duit bisa bicara
Berapa pun suara
Katakan saja harganya

Inilah Prestasi Sandiaga Uno Selain Sebagai Tukang Sogok

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Lompatan karir Sandiaga Uno termasuk spektakuler, Jokowi saja kalah cepat dalam karir di kancah politiknya itu. Untuk menjadi Presiden Jokowi harus dimulai dari bawah dulu, jadi Walikota kemudian Gubernur baru jadi Presiden. Sementara Sandi yang mulai fokus di dunia politik tahun 2015 itu cukup jadi Wagub DKI Jakarta tidak sampai 2 tahun langsung melesat dicalonkan jadi Cawapres, bukankah itu lompatan karir politik yang cepat?

Lalu apa prestasi Sandiaga Uno yang bisa diingat rakyat Indonesia?

Apakah SBY Waktu Jadi Presiden Memerintah Dengan Hati?

Oleh : Ester Nuria Surianegara

Tentu saja salah satu yang membuat SBY percaya diri karena kekayaannya yang melimpah dibandingkan Presiden Jokowi. Anak-anaknya SBY dan menantu, cucunya bisa tampil mewah dengan busana/perhiasan yang menempel di sekujur tubuhnya bisa milyaran rupiah.

Anaknya Jokowi?
Mana pernah tampil mewah?
Makanya dikatakan NDESO!
Walau Jokowi juga tidak miskin-miskin amat sih, tapi beliau bisa mendidik keluarga dan rakyat dalam KESEDERHANAAN yang nyata, bukan dibuat-buat.

Surat Terbuka Bagi Yang Meributkan Stuntman Jokowi

Ilustrasi

Baiklah. Karena rakyat Indonesia selalu suka "hikmah di balik peristiwa", maka hal ihwal stuntrider ini punya beberapa faedah yang hendaknya digali secara mendalam dengan irisan tajam, setajam silet, kata Mbak Feny Rose. Inilah di antara panduan untuk menelusuri sosok berhelem tersebut:

Skandal Rp 1 T

Ilustrasi

Dari sisi etika politik, skanda mahar 1 T jelas praktik politik yang cacat moral. Sebab dipilihnya Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden bukan karena kompetensinya di bidang politik maupun pelayanan publik (mengingat sebagai wakil gubernur DKI yg belum genap setahun , tidak ada rekam jejak yang menonjol), melainkan karena semata-mata faktor ke-TAJIR-an ataupun kemampuan menyediakan mahar politik maupun logistik.

Pages