Artikel Pilihan

Hanya Tuhan Yang tahu, Anies Mau Belok Kemana

Tampaknya ini dilakukan untuk meraih simpati pengembang. Jangan lupa, raksasa-raksasa pengembang yang mendapat lisensi reklamasi 17 pulau di Jakarta, pasti juga punya kekuatan untuk mempengaruhi peta suara. Juga punya dana.

Jadi pertanyaanya, sebetulnya Anies-Sandi itu menolak reklamasi atau malah mendukung? Tidak ada yang tahu.

Peneliti LIPI : Pilkada DKI Jakarta Tak Beretika

"Kalau pengaruh ya gak pilih, musuh gak pilih Ahok, oleh karena itu ini gak usah digoreng, fokus kita jadi habis di situ. Kalau kita lihat dari politik yang hendak dibangun dari nilai budaya di DKI mustinya gak seperti ini, ini cenderung setback [mundur] bukan maju," kata Siti di Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017).

Inilah Fakta Perjuangan Etnis Cina Di Jakarta Ratusan Tahun Lalu

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Pilgub DKI Jakarta ini sebenarnya mengenaskan, tidak memberikan permainan politik yang sehat tapi malah sarat aroma kebencian yang dikemas dalam kata SARA, padahal kita semua sebenarnya membenci kebencian itu tapi kenapa justru ada yang selalu menebarkan kebencian?

Pilgub atau Pilpres dan segala pesta demokrasi untuk memilih pemimpin itu sejatinya mempertarungkan gagasan, menawarkan ide-ide, dan menjauhi isu-isu yang memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat. 

Politik Masjid Pilkada Yang Meretakkan Keluarga

“Setelah Pilkada, hubungan sosial ya biasalah. Tapi hubungan agama, cap seseorang itu berada di barisan mana, sudah jadi hukum,” ucapnya.

Akumulasi dari pelbagai masalah itu yang membuat Ghafur dan Firmansyah diperiksa Panwaslu Kota Jakarta Selatan pada Rabu, 15 Maret 2017. Sebelumnya, mereka sempat mangkir dua kali dari panggilan Panwaslu.

Membangkitkan Rezim Otoriter: Antara Duterte dan Anies

Namun, dalam persoalan penyelesaian masa lalu, Indonesia mengalami fase keadilan transisi yang sama buram dengan Filipina. Selain minimnya penyelesaian kejahatan masa lalu sebagai mandat gerakan perubahan yang dilakukan masyarakat sipil untuk menatap masa depan negara yang lebih baik, fase transisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh sekelompok elite dalam mengumpulkan kekuatan sisa-sisa rezim masa lalu untuk menyandera demokrasi sesuai dengan kehendak mereka.

Rizieq dan Sekutunya

 
Bagaimana bisa terjadi Rizieq yang dulu menyebut Hary Tanoe dengan sebutan Hewan sekarang bersama sama mendukung Anies Baswedan di Pilkada DKI melawan musuh lama Rizieq yang disebutnya si Kutil Babi ??

Mulut kotor Rizieq tak sampai disitu, Wiranto pun jadi sasarannya :"Tatkala Habib Rizieq menyebut Bapak Wiranto dengan kalimat "penjilat pantat Cina" dikarenakan mendukung Ahok sebagai Cagub," ujar Andin di DPP Partai Hanura 

SOS Dunia Pendidikan Kita

 
Saya membayangkan anak-anak dengan wajah lucu dan pipi gembil. Lemak bayi belum seluruhnya pupus dari wajahnya. Anak-anak yang jika kita memandangnya bisa menghilangkan kepengapan hidup.
 
Mereka yang jika berselisih dengan temannya satu jam kemudian sudah tertawa-tawa lagi bersama. Guru-guru koplak itu datang untuk merusak dunianya yang ceria. Kebencian dijejalkan di kepala anak usia 5 tahun.
 

Pages