Artikel Pilihan

Ada Apa dengan IDI?

Mari kita hantarkan sejawat kita dengan penghargaan setinggi- tingginya, jangan jadikan mereka sebagai komoditas politik. Biarkanlah mereka dan keluarga beristirahat dengan tenang. Menampilkan foto dan gambar mereka dengan narasi2 yang tidak sehat, apakah mengenakkan bagi keluarga. 

Jangan Mudik Dong

ilustrasi

KETIGA
Ketidaktegasan Pemerintah dalam mengambil kebijakan melarang mudik ini secara tidak langsung akan menambah beban tenaga kesehatan dan aparat di daerah di luar Jabodetabek. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa fasilitas kesehatan dan jumlah tenaga kesehatan di daerah sangat terbatas. Dan saya yakin keputusan ini akan membuat para Kepala Daerah khususnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah serta daerah lain sangat kecewa dengan Pemerintah Pusat.

Qlue Hadir Perangi Corona

Popularitas aplikasi Qlue ini meredup menyusul pergantian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang saat ini dipimpin oleh gubenur Anies Baswedan. Masyarakat menganggap aplikasi ini sudah tidak berfungsi karena sudah berganti masa jabatan gubernur.

Kini BTP melalui akun Twitter-nya kembali menghadirkan aplikasi Qlue sebagai salah satu platform untuk memerangi penyebaran Covid-19 di Indonesia. Dalam unggahannya, BTP pun memberikan langkah-langkah penggunaan aplikasi ini.

Tetap Dirumah Meski Banyak yang Sembuh

ilustrasi

Nah berbagai stimulus tadi hendaknya mampu mengendalikan masyarakat supaya tetap disiplin dalam social distancing maupun physical distancing. Berbagai kabar baik yang diberitakan media maupun sosial media bukan berarti keadaan makin aman atau Corona berkurang. Percayakan kepada pemerintah serta tenaga kesehatan bekerja secara serius menurunkan jumlah yang terkena wabah.

Social Distancing, Melandaikan Kurva Bahaya

Tidak percaya ? Coba pertimbangkan kasus ini, ketika virus H1N1 mulai menyebar di Meksiko, pemerintah menutup sekolah dan merekomendasikan jarak sosial. The National Institute of Health menyebutkan bahwa langkah-langkah ini bisa memotong tingkat penularan sebesar 37 persen dan membantu rumah sakit menangani volume pasien sedikit lebih mudah. Tidak meyakinkan? Ini contoh lain di Amerika, Kota St.

Jangan Asal "Lockdown" Kampung

Tapi apakah semua orang seperti itu? Di kampung mertua saya, tak sedikit yang hidup dari berkeliling menjual ini-itu. Ada yang jualan es krim, bakso, siomay dll. Mereka hidup kekurangan. Ketika kampung-kampung diportal, mereka jadi tidak bisa bekerja. Mereka todak punya menghasilan. Tidak ada yang bisa dimakan. Anak-anak mereka akan menangis karena tidak punya susu.

Nyepi Obat Mujarab Bagi Semesta

ilustrasi

Mecaru diikuti oleh upacara pengerupukan, yaitu menyebar nasi tawur, mengobori rumah dan seluruh pekarangan, menyemburi rumah dan pekarangan dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja hingga bersuara gaduh. Tahapan ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan, dan lingkungan sekitar. Khusus di Bali, pengrupukan biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lingkungan, dan kemudian dibakar.

Solidaritas Itu Kunci Indonesia Lawan Corona

ilustrasi

Kontribusi paling sederhana ya kita diam dirumah dan banyak berdoa. Itu sudah sangat membantu upaya mengurangi penyebaran maupun kemungkinan tertular oleh orang yang carrier Corona. Tentu sifat masyarakat kita bukan masyarakat yang hanya diam berpangku tangan saja. Budaya kita ya tolong menolong, bahu membahu, gotong royong dan memiliki kepedulian sangat tinggi. Kita semua masih ingat bagaimana bangsa ini segera bangkit dari Tsunami Aceh, Gempa Jogja dan beragam bencana lainnya.

Pages