Artikel Pilihan

Tentang Belva dan Ruang Guru

ilustrasi

Dalam konteks inilah kerisian pertama saya dengan Ruang Guru. Bimbingan belajar yang sdemikian praktis, melulu mengajari si klien "cara menjawab soal". Sedemikian murah, bila dibandingkan bimbngan belajar konvensional yang tarifnya jauh melampaui sekolah formal yang harus dijalani. Dalam iklim seperti inilah, kita orang tua seolah memberi anak2 fasilitas, tapi sesungguhnya sedang "menjerumuskan dengan cara yang sangat halus". Dan saya, juga bagian dari generasi tersebut.

Tenangnya Jokowi

ilustrasi

Pak Jokowi... mungkin ini masa paling berat bagi anda. Banyak orang yg sebelumnya anda percayai, ternyata diam-diam masih suka menggunting dalam lipatan. Tapi percayalah, bahwa diatas semuanya masih ada dzat yang paling berkuasa untuk menentukan segalanya, TUHAN. Allah Swt. Harapan kami, setelah perang melawan covid-19 ini berlalu, bertindaklah TEGAS kepada para pembantu anda yakni sebagian Menteri dan ring 1 di istana yang kerjaannya cuma jadi BENALU dan BIKIN GADUH aja pak.

Presiden Jokowi Benar, Mudik Beda dengan Pulang Kampung

ilustrasi

Bahasa Indonesia adalah salah satu bahasa di dunia yang penuh makna dan nilai rasa. Penyebutan orang ketiga tunggal juga berbeda-beda. Bagi orang yang kita hormati kita sebut dengan 'beliau'. Tapi bagi orang ketiga tunggal yang kita anggap setara kita bisa menyebut dengan 'ia' atau 'dia'. Bahasa Inggeris menyebut 'rice', tapi dalam bahasa Indonesia kita sebut berbeda- beda, bisa gabah, beras atau nasi. Ini contoh yang disebut makna semantik.

Hikmah Tak Mudik Ke Rumah

ilustrasi

Kita bisa menahan diri tidak mudik toh sudah ada teknologi yang memudahkan kita berkomunikasi dengan keluarga di desa. Selain itu mereka pasti mau memahami mengapa kita tidak mudik. Tidak perlu khawatir mau apa di Kota? sudah banyak pemerintah daerah menyalurkan bantuan termasuk dari Presiden secara pribadi mengirimkan sembako. Sehingga kita bisa bertahan.

Covid 19 Isu yang Terlalu di Blow Up

ilustrasi

Sementara, untuk faktor2 lain nyaris tidak ada yang menguntungkan: populasi padat, income per capita rendah, system kesehatan lebih lemah, sanitasi dan akses air bersih terbatas, higienitas rendah, disiplin masyarakat rendah, literasi rendah, birokrasi yang tidak efisien, mental korup pejabat, besarnya sektor informal, besarnya area kumuh/slump/ghetto di area perkotaan, etc etc. You name it lah. Dan satu lagi: masyarakat yang terpolarisasi.

Tentang APD

ilustrasi

5. Buat teman2 yang bekerja di dunia keamanan dan resiko, satu hal yang PASTI AKAN DIHINDARI adalah menciptakan KETIDAKPASTIAN akan liability.

Misalnya gini: Penerbangan yang paling aman adalah airline A, untuk itu maka kami menghimbau semua karyawan untuk cermat dalam memilih airline saat bepergian. Ini salah karena tidak jelas siapa yang bertanggung jawab jika terjadi insiden.

Pages