Artikel Pilihan

Media Sosial dalam Demokrasi

Apakah dinamika seperti ini kontraproduktif? Iya hingga titik tertentu, tapi itulah ongkos demokrasi. Berbagai kelompok muslim anti NKRI bermain intensif. Betapapun mereka menolak disebut demikian, mindset itu tidak bisa disembunyikan. Demokrasi memang memberi ruang bagi siapa saja untuk berpartisipasi, termasuk golongan anti demokrasi, dan disini terkandung persoalan.

Presiden Dampingi Raja Salman Berkunjung ke Istiqlal

Saat masuk ke dalam masjid, Raja Salman dan Presiden Joko Widodo langsung melaksanakan salat _tahiyatul masjid_ sebanyak dua rakaat.

Sekitar 30 puluh menit keduanya berada di Masjid Istiqlal. Setelahnya, rombongan langsung bergerak menuju Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk mengikuti rangkaian acara selanjutnya.

Raja Salman : Pelayan Dua Kota Suci Disambut Ahok : Pelayan Warga Jakarta

“Alhamdulillah pak Ahok beruntung bgt bisa salaman dengan Raja Salman, “ tulis netizen dengan emoticon menangis.

Peristiwa Ahok menyambut dan menyalami Raja Salman lebih menarik perhatian netizen ketimbang peristiwa yang lain.

“Akhirnya Ahok bersalaman dengan King Salman, penjaga dua kota suci: Makkah dan Madinah, disaksikan Presiden Jokowi #KingSalman2Jari,” tulis netizen.

“Raja Salman bersedia Salaman dan bertemu kepada Ahok Menegaskan kalau Ahok bukan Penista Agama Islam,” netizen lain menambahkan.

Menolak Koplak

Dimulai sejak Pilpres 2014 Jokowi menjadi Presiden terpilih, kemudian Basuki naik pangkat menjadi Gubernur Jakarta, maka sejak saat itu massa FPI dan bromocorah lainnya setiap jum'at melakukan aksi menolak Ahok di Balai Kota

Saksi faktanya,.. tanyakan saja kepada Gubernur tandingan mereka, yang tidak mampu blusukan karena kagak ada biaya dan kagak ada muka karena dipilih tidak melalui Pilkada

Pages