Artikel Pilihan

Peta Para Penebar Hoax

Ilustrasi
(3) Penelitian palsu. Misalnya, “Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Profesor Zlatan Ibrahimovic menemukan fakta, bahwa setelah berjongkok selama 15 menit, manusia bisa mengalami kesemutan, anehnya semut tidak bisa mengalami kemanusiaan. Sungguh, penelitian yang mencengangkan dokter di Barat. Fakta ini sengaja ditutup-tutupi oleh pihak Barat agar umat Islam bla…bla…bla…! Sebarkan, raih amal soleh dengan berbagi informasi gendeng seperti ini!”
 

Menjawab Tudingan Wayan Sudja Tentang Pemerintah

Ilustrasi
Kemudian, ia juga mengaitkan kebijakan ini terhadap Komisi 4 DPR RI yang dianggap mendesak Menteri KKP untuk merivisi aturan-aturan yang kontra produktif tetapi tidak dilaksanakan dan akhirnya diberikan sanksi berupa pemotongan 50% APBN KKP. Ini adalah tudingan yang tidak relevan dengan kebijakan yang diprotes tersebut. Kebijakan pemerintah tentu berbasis pada orientasi sebesar-besar manfaat bagi masyarakat. Bukan karena tekanan dan lobby segelintir pihak.

Susah Emang Jadi Gubernur Gantiin Ahok

 

Habis itu jongkok di konser dangdut kampung sebelah dengan penyanyi wanita tiga orang yang dandanannya diseksi2kan karena suara pas2an dengan MC yang selalu teriak, "Kita sambuuuttttt orkes melayuuu... Soodetaaa.." Toenggg ! Senar gitarnya putus..

Dari karya aja sudah jauh beda..

Ahok berhasil membangun simpang susun Semanggi yang megah dengan dana 360 milyar rupiah, tanpa keluar uang sepersenpun. Bayangkan..

Optimisme Indonesia

Ilustrasi
“Bagi saya kalau Rp 10,000 masih dimaklumi karena selisih biaya transportasi. Kata mereka Rp 60.000 itu dalam keadaan normal, jika sedang laut pasang bisa sampai Rp 100.000. Hati nurani saya terusik, bagaimana bisa kita satu Negara dan yang di Jawa sudah menikmati BBM harga paling mahal Rp 7.000 – Rp 8.000 mereka harus bayar sampai Rp 100.000. Maka dari itu saya perintahkan pertamina untuk menyamakan harga, entah bagaimana caranya” urai Presiden,
 

Pancasila, Ideologi Bangsa Yang Sangat Islami

Pencarian memori kolektif ditemukan oleh Soekarno dari kerajaan Majapahit dan Sriwijaya yang dulunya terbukti mampu menyatukan nusantara. Para pemikir dari dua kerajaan tersebut sudah memahami bahwa untuk menyatukan keragaman bangsa dibutuhkan seperangkat nilai yang universal. Nilai yang bisa merangkul semua elemen yang ada. Dari latar belakang itulah muncul konsep Pancasila.

Awas, Gerakan Islam Transnasional di Indonesia

Ilustrasi
Karena buku ini adalah sebuah buku yang menelanjangi gerakan-gerakan Islam radikal yang bersifat transnasional yang menyusup disetiap sendi bangsa ini, mulai dari institusi paling kecil seperti masjid-masjid di daerah, institusi pendidikan yang paling rendah sampai tertinggi, dan lembaga pemerintahan yang merumuskan perda-perda syariah diberbagai daerah. 
 

Menolak Ide Khilafah

Saya mengatakan pula, di dalam sumber primer ajaran Islam, Al Quran dan Sunah Nabi Muhammad SAW, tidak ada ajaran sistem politik, ketatanegaraan, dan pemerintahan yang baku. Di dalam Islam memang ada ajaran hidup bernegara dan istilah khilafah, tetapi sistem dan strukturisasinya tidak diatur di dalam Al Quran dan Sunah, melainkan diserahkan kepada kaum Muslimin sesuai dengan tuntutan tempat dan zaman.

Pages