Artikel Pilihan

Mengakhiri Polemik Kendeng

Ilustrasi

Hal ini juga berhubungan dengan informasi adanya air bawah tanah yang bakal habis bila ada pabrik semen. Logika ini mudah terbantah dengan masih terdapatnya sumber air meski ada penambangan disana, rencana pembangunan pabrik bukan masuk dalam aliran air bawah tanah, hingga model zero run off juga mengamankan serta melindungi air permukaan yang dikhawatirkan makin menyusut. Beberapa goa disekitar area juga terbukti kering atau tidak teraliri air.

Zakir Naik, Ulama yang Tak Bisa Bahasa Arab

"Tapi ustadz-ustadz menyambut dia bak pahlawan lho? Jusuf Kala bahkan mengundangnya ke istana." Ya karena mereka koplok. Kalau ulama betulan ya tak mungkin ikut koplok. Dan Jusuf Kalla itu bukan ulama. Ustadz televisi tentu ingin pasang muka, jaga langganan. Lagipula, mereka itu belum teruji keulamaannya.
 
"Eh, di Gontor kabarnya disambut hangat juga lho?"
 

Penjelasan Lengkap tentang Hizbut Tahrir

Satu dekade kemudian, tepatnya pada dekade 1990-an ide-ide dakwah Hizbut Tahrir mulai disampaikan kepada masyarakat umum dengan cara door to door. Tahap pertama, penyampaian dakwah pada orang tua mahasiswa. Kedua, seiring dengan waktu lulusnya para mahasiswa, maka aktivitas dakwah mulai bergerak di perkantoran, pabrik, dan perumahan. Dakwah inipun dilakukan selama satu dekade, hingga dekade 2000-an.

Senjakala Dewan Perwakilan Daerah

Secara teori maupun praktik yang diterapkan di berbagai negara, senat atau DPD memang tidak diharamkan untuk diisi kader partai. Hanya saja, original intent UUD 1945 sesungguhnya tidak menghendaki demikian. Sebab, pertama, sebagaimana disinggung sebelumnya, kehadiran DPD adalah dalam rangka menggantikan Utusan Daerah dan Utusan Golongan yang dihapus dalam proses perubahan UUD 1945.

Mengajarkan Kebencian Sejak Dini

Kita ini sibuk mengurus hal sepele dan melupakan bahaya yang lebih besar. Keliru bersikap, keliru pula dalam memproteksi.

Saya melihat KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) misalnya, absen dalam memberikan teguran pada aksi memalukan 313. Orang-orang itu mendandani anak-anak mereka layaknya teroris, menempelkan tulisan idiot di punggung mereka, "Kami kebal peluru." Padahal doktrin kekerasan (dan pembodohan) semacam itu jauh lebih berbahaya daripada memblur dada perempuan dan aksi kekerasan di televisi.

Strategi Tidak Hadirnya Anies

Mereka berhitung, paling bulli-an tidak menghadiri debat hanya berlangsung sehari. Sedangkan jika hadir di debat, bisa berhari2.

Dari situ kita bisa melihat bahwa secara program dan kemampuan memaparkannya, Anies kalah jauh dibandingkan Ahok. Anies lebih mengandalkan kemampuan retorikanya daripada program. Ia dulu berharap bahwa pembawaannya yang tenang dan santun bisa menjadi jualan yang efektif.

Tapi sayang, Anies salah berhitung.

Rasisme itu Jahiliyah

Termasuk Malcom X muda, yang sangat semangat dan punya talenta dalam berkomunikasi dan berorasi, yang kemudian berangsur menjadi wajah utama dari NOI. Ada ribuan orang bergabung NOI setelah tertarik dengan retorika yang disampaikan Malcom X. Namun Malcom X sendiri kemudian mengalami reformasi pemikiran, bahwa bukan rasisme ala NOI yang menjadi solusi.

Pages