Artikel Pilihan

Pembenci Jokowi

Proses penempatan Jokowi sebagai Cawapres, adalah keputusan kolektif jajaran Pimpinan PDIP. Apa dasarnya PDIP berani menempatkan Jokowi sebagai Capres? Mesin partai. PDIP berusaha menggalang koalisi dengan partai Golkar, PKB, PPP. Mengapa ? PDIP sangat yakin kemenangan Jokowi berkat kekuatan mesin partai koalisi. Tidak bisa berharap banyak dari ketokohan seorang Jokowi. Namun proses politik PDIP gagal menggandeng Koalis partai besar seperti Golkar, PKB dan PPP. Justru partai tersebut menjadi pendukung Capres dari Gerindra, Prabowo.

2 Penyebar Hoax Server KPU Ditangkap

Kemudian tersangka kedua, RD alias Rahmi Zainuddin Ilyas juga pendukung fanatik Prabowo, ditangkap di rumahnya di Lampung, pada Minggu, 7 April 2019.

EW yang merupakan buzzer ternama paslon 02 itu menyebarkan hoaks tersebut melalui akun Twitter-nya, yang kemudian disambungkan ke situs daring Babe dotcom.

Sementara, Rahmi yang merupakan pendukung fanatik paslon 02 menyebarkannya melalui akun Facebook miliknya yang bernama Rahmi Zainuddin Ilyas.

Pastikan Pilihan Kita Untuk Jokowi

ilustrasi

Dalam konstelasi pilpres yg tinggal 10 hari ini, kita tidak perlu bingung apalagi galau kenapa kita bisa beda pilihan dengan teman kita, saudara kita, adik kita, kakak kita, bahkan isteri atau suami kita. Itulah demokrasi. Kita heran dgn mereka knp milih si A, merekapun heran dengan kita knp milih si B. Masing2 punya latar belakang, alasan dan pemahaman sendiri2. Kita tidak mungkin mengharapkan setiap orang memiliki pemahaman yg sama dengan kita.

Pada Suatu April, 23 Tahun Lalu

ilustrasi

Oh ya tadi malam aku dpt telpon dari Jakarta (tgl.27 April, jam 01.00) untuk ke Jakarta, katanya ttg KIPP. Jadi aku hrs ke Jakarta, tp aku akan kembali max tgl.31 April. Dan mengenai laporan kepergianku akan aku laporkan kemudian (waktu rapat nanti). Aku sudah ketemu Albert (PMKRI) dan dia janji akan sudah ke Jember sebelum tgl.2 Mei.

Nanik S Deyang VS Ratna Sarumpaet

ilustrasi

Namum demikian, walaupun penuh dengan kebencian dan kebohongan, tapi postingan2 Nanik di FB benar-benar menjadi idola banyak orang. Satu status, bisa ratusan bahkan ribuan likes dan shares. Tapi ya begitulah kalau sudah benci buta, peduli itu hoaks atau bukan, asal memuaskan nafsu, langsung di-likes dan share.

Perkawinan Bersyarat Ala Titik Soeharto

ilustrasi

Kalau Titiek Soeharto adalah perempuan yang bermartabat, tentunya keinginan untuk kembali ke pelukan mantan suaminya tidak harus ada embel-embel politisasi. Seharusnya dia menerima apapun keadaan dari bapak dari anak tunggalnya. Seekstrim apapun kondisinya dia harus tulus menerima. Entah laki-laki itu seorang temperamental atau konon burungnya sudah layu atau sudah hilang terbang kemanapun, dia harus menerima apa adanya. Termasuk menerima seorang Prabowo dengan hutang Rp 7,6 Triliun.

Hoax, Server KPU Di Singapura Dan Sudah Menangkan Jokowi

ilustrasi

Tentu hoaks ini tengah menunggangi emosi masyarakat yang sedang meluap menjelang hari pencoblosan nasional. Hoaks ini seolah "masuk akal" bagi mereka yang sebelumnya mengkonsumsi hoaks "7 kontainer suara tercoblos", "truk china pembawa surat suara", termakan propaganda elit tentang "17juta DPT tidak beres" ataupun tercampur dengan issue faktual yang sebenarnya sangat minor seperti sempat masuknya WNA ke dalam DPT.

Pages