Artikel Pilihan

Blundernya Eddy Rahmayadi

Namun jenderal kuno itu berjalan dengan pikirannya yang serba komando. Bahkan dalam wawancara Kompas TV dia menolak menyebut pelakunya biadab lengkap dengan pernyataan klise. Tampak jelas si jenderal ini sangat tidak nyaman dicecar oleh pertanyaan kritis. Naluri militer kuno menyebabkan dia marah karena merasa derajatnya diatas. Wartawan adalah kasta kelas bawah. Begitu kira-kira.

Menelisik Kesalahan Sistem Ketatanegaraan Sebelum Dan Sesudah Amandemen UUD 1945

( Tanggapan atas pernyataan pakar hukum tatanegara Prof. Mahfud MD dan Prof. Refly Harun )

Atas permintaan santri - santri Padepokan Wong Selon Ngayogyakarta, saya akan menanggapi kedua pakar hukum diatas yang menyatakan kedudukan MPR menjadi lembaga tinggi negara sebagai suatu hal yang biasa saja.

Presiden Itu Akan Bersama Dengan Rakyat Yang Mau Bersabar

Oleh : Ester Nuria Surianegara

Bagi kalian yang selalu ribut berantem tiap hari soal politik itu, manfaatnya apa sih? Kamu menghina Jokowi, apa kamu merasa lebih hebat dari beliau? Kamu menghina Prabowo, apa kamu merasa lebih hebat dari Prabowo? Sudahlah, urusan Pilpres silahkan mencoblos di TPS jagoan kalian masing-masing, tanpa mengedepankan hujat menghujat yang tidak ada manfaatnya sama sekali itu.

Kenapa Pilih Jokowi Dibandingkan Prabowo Subianto?

Jika dilihat dari rekam jejak kedua pasangan tersebut, jelas pasangan Joko Widodo ( Jokowi) -Ma’ruf Amin lebih dipercaya untuk memimpin bangsa ini untuk lima tahun kedepan. Selama menjabat sebagai presiden RI ke- 7, Jokowi telah berhasil  berusaha keras untuk kerja,kerja dan kerja demi kesejahteraan rakyat . Presiden asal kota Solo ini  terus bekerja dan benar-benar mencapai kemajuan yang terukur, nyata dan sangat dibutuhkan bangsa ini.
 

Inilah Jawaban Jika Orang Bertanya, Bagaimana Dengan Janji Jokowi Yang Belum Ditepati

TANYA: "3, Jokowi janji tidak menaikkan BBM! "
JAWAB: "Tidak menaikkan BBM. Cuman subsidinya aja yg dicabut. Aslinya harga BBM udah makin murah dari yang dulu. Tapi karena subsidi dialihkan, kesannya lebih mahal. Padahal era sblmnya harga premium Rp. 6.500 skrg Rp. 6.550, subsidi utk pembangunan desa dll Kesannya ya, KESANNYA. Padahal aslinya udah turun. Selain itu harga BBM sudah SAMA antara di Jawa dan Luar Jawa, itulah yang namanya menepati janji dari sila ke 5 dari PANCASILA! "

Lawan Jokowi Kali Ini Super Berat Lho, Ini Faktanya

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Banyak pengamat yang netral dalam konstelasi pilpres ini mengatakan PRIHATIN dengan para pendukung Paslon 2 yang sejauh pengamatan mereka, sering komentnya jarang dengan tutur kata santun, selalu saja MENGHINA, memaki atau menjelek-jelekkan orang lain. Merasa diri paling benar, suci dan mulia, apakah benar demikian?

Lawan Jokowi kali ini cukup berat, walau sudah pernah melawan Prabowo di Pilpres 2014, tapi kali ini Prabowo menggandeng Cawapres yang cukup potensial dibandingkan jika mengambil dari partai pendukungnya. 

PKS Dukung Prabowo Demi Agenda HTI –ISIS Dirikan Khilafah di NKRI

Kedua, dalam aksi-aksinya, PKS selalu mengusung solidaritas umat , memancing sensitifitas agama dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya,seperti yang digunakan HTI sebelum dibubarkan pemerintah dan juga cara-cara ISIS.

Ketiga,dalam aksi mereka seringkali  secara terang-terangan  menginginkan tahun 2019 ganti sistim dan tak lupa menyertakan symbol tulisan PKS dan HTI

Kenapa Penghina Jokowi Seringnya Pemuja Arab Pembenci Cina?

Oleh : Ester Nuria Surianegara

Menjelang pilpres tampaknya banyak tim sukses capres yang mencoba menggunakan black campaign tuk menjelek-jelekan capres lain. Dan diantara sekian banyak Capres, Jokowi lah yang paling kena getahnya. Karena dia merupakan capres paling menonjol, banyak pihak yang mendiskreditkan dirinya dengan pemberitaan yang ngaco dan menjurus fitnah. 

Beberapa pemberitaan buruk media terkait Jokowi memang sudah keterlaluan. Bahkan banyak berita yang coba memburukan Jokowi dengan cara yang sangat jahat.

Pages