Artikel Pilihan

Buni Yani Resmi Tersangka dalam Kasus Penyebaran SARA

REDAKSIINDONESIA-Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka terkait penyebaran video Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sosok yang berprofesi sebagai dosen ini dinilai memenuhi unsur menyebarkan informasi SARA.

Kangen Mulut Ahok

Oleh : Denny Siregar

Seorang teman berkata, "Ada orang istana ngomong gini, gua dah ingetin Ahok supaya mulutnya dijaga. Dia iya iya, tapi 3 hari gitu lagi.. Kayaknya Ahok perlu disumpel selotip ajaib.."

Saya ketawa ngakak dengarnya. Duh, jujur saya malah kangen dengan gayanya Ahok, cara ngomongnya yang meledak2 dan langsung to the point. Bagi sebagian orang memang terlihat kasar, tapi bagi saya itu hiburan yang menyehatkan.

Baca Ini Sebelum Bilang Kafir, Bedakan Antara "Kafir" dan "Kristen"

 

Oleh : Sumanto Al Qurtuby

Saya kadang mesam-mesem membaca banyak "meme" dan pernyataan di medsos atau "dumay" tentang larangan "orang kafir" menjadi pemimpin (maksudnya, "kepala daerah") atas umat Islam. Tetapi yang "mereka" maksud dengan "orang kafir" itu adalah "Ahok yang Kristen". Mereka bilang ini amanat Kitab Suci (baca, Al-Qur'an) yang kedudukannya jauh lebih tinggi daripada "Konstitusi".

Pemimpin, Akhlak dan Kerja

Oleh: Sumanto Al Qurtuby
 

Belum lama ini Aa Gym membuat komentar yang menarik dan menggelitik untuk ditanggapi. Ia mengatakan, kurang lebihnya begini, "Pemimpin itu tidak cukup bilang kerja, kerja, kerja tapi akhlak, akhlak, akhlak, baru akan dicintai oleh rakyatnya".

Saya kira ia benar bahwa seorang pemimpin politik-pemerinahan yang baik itu tidak hanya "bekerja" saja tetapi juga harus "berahlak". Hanya saja, menurut saya, ada sesuatu yang "ganjil" dalam pernyataan beliau, yang perlu dibahas lebih lanjut.

Ketika FPI Makin Ngelunjak

Oleh: Afa Muaffa
 

Harus diakui, Front Pembela Islam (FPI) telah sukses mengerahkan massa dengan menjual isu agama pada 4 November lalu, dan sukses menggosok sejumlah ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengamini misinya agar mengeluarkan sikap. Dengan memprovokasi umat bahwa agama telah dinistakan oleh seorang tionghoa kafir bernama Ahok, masyarakat muslim dari berbagai penjuru di Indonesia pun berbondong-bondong mengikuti aksi demonstrasi ke Jakarta.

Pages