Artikel Pilihan

Saat ABK Minta Gendong Jokowi

ilustrasi

“Sudah tahu (Presiden Jokowi) sering lihat di YouTube, suka teriak-teriak sendiri kepingin ketemu, kepingin salaman,” ujar Reni, ibunda Rafi kepada jurnalis.

Mengetahui rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Cianjur, Reni pun mengatakan Rafi sudah bangun sejak subuh menantikan kedatangan idolanya tersebut.

Saat Ustadz YM dan TGB Chat Tentang Jokowi

ilustrasi

Dengan Kyai Ma'ruf, kesaksian saya lbh banyak lagi. Sulit bagi saya, menemukan cacat seorang Kyai Ma'ruf. Apalagi sampe begitu bodohnya dijadikan kendaraan dan dimanfaatkan.Kenapa gak positif saja? Bahwa inilah hadiah Allah atas gigihnya beliau berjuang untuk kemandirian dan kemajuan ekonomi ummat, syariah, dan industri halal.

Penculik Bukanlah Orang Baik

Dia telah lama memulai kampanye dengan menggunakan isu-isu sensitif SARA. Ayahnya juga pernah menjadi penghianat negara hingga kabur ke luar negeri. Orang-orang di lingkarannyapun sampai detik ini tak henti-hentinya memprovokasi masyarakat untuk saling cekcok adu mulut, hingga diharapkan akan tercipta kembali kerusuhan Nasional seperti yang dahulu pernah ia lakukan.

Fadli Zon Harus Minta Maaf

ilustrasi

Ulama Subang Pimpinan Pondok Pesantren Roudlotul Hasanah Subang KH Mochammad Abdul Mu'min menyebut Fadli Zon sebagai kurang ajar kepada ulama.

Fadli Zon sejauh ini berusaha mengelak bahwa sebutan kau itu bukan ditujukan untuk Mbah Moen. Klarifikasi atas pertanyaan Menteri Agama nampaknya dibuat terburu-buru hingga salah ketik. Yang bisa jadi menunjukkan kepanikan dia.

NU Dan Politik

ilustrasi

Ini pentingnya berpolitik. Saya bersyukur di era Jokowi Menteri Agama dari NU. Kerjanya juga apik. Kalau ada kekurangannya ya wajar, wong ini kerja kelembagaan juga. Melibatkan struktur. Di era Pak Lukman, setahu saya, izin pendirian Ma'had Aly dipermudah. Lancar. Sebab pejabatnya juga tahu jerohan pesantren. Perintisan Ma'had Aly saya kira tidak akan bisa berjalan lancar manakala pejabatnya di luar jejaring pesantren. Kalaupun ada beberapa pesantren yang menolak bantuan pemerintah, juga tidak apa-apa.

Tragedi Kraras, Jejak Kekejaman Prabowo

 
Tragedi Kraras ini berawal dari kasus pelecehan seksual yang dikabarnya dilakukan oleh para tentara Indonesia. Menurut Carrascalao dan sejumlah saksi mata, ada seorang anggota Hansip yang mengaku bahwa istrinya mendapat perlakuan yang tidak senonoh dari anggota militer Indonesia. Anggota Hansip inilah yang kemudia bereaksi dan memukuli anggota militer yang mengganggu istrinya.

MLA dengan Swiss Ditandatangani, Jokowi Jelas Antikorupsi

 

Masih ngotot golput juga? Use your brain! Intoleransi di Indonesia memang masih ada dan mungkin masih buruk. Tetapi kita pasti mengetahui bahwa Bosan tak lebih baik dalam isu intoleransi minoritas. Bisa jadi lebih buruk. Kedua, intoleransi di Indonesia meskipun ada semuanya memakai hukum negara untuk penyelesaiannya.

Pages