Artikel Pilihan

Sesat Pikir DPR dan Krisis Legitimasi

Hal ini bukan suatu yang kebetulan, karena Human Development Index diukur dari 3 komponen, yaitu kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Sedangkan kita tahu, korupsi yang dilakukan oleh pejabat publik pastilah berkaitan dengan kebijakan publik dan alokasi anggaran, terutama soal penyediaan layanan kesehatan dan kualitas pendidikan, yang semua ini masuk dalam variabel indeks pembangunan manusia.

Kiat Jonru dan Afi Dua Sejoli Yang Merasa Dibully

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Bagi masyarakat penggiat sosmed kata PERUNDUNGAN pastilah kurang populer, walau artinya suatu perlakuan yang mengganggu, mengusik terus-menerus dan juga menyusahkan (KBBI Edisi ke-5) tapi tetap tidak paham maksudnya. Tapi begitu diganti dengan kata dari bahasa Inggris BULLY, langsung deh kita akrab dengan kata tersebut.

Rusaknya Reputasi Islam

Mengapa tokoh non muslim membela Islam di Prancis yang dikenal sangat sekular? Karena kalangan umat islam seperti da’i, ilmuwan, sastrawan, seniman berusaha menampilkan wajah rahmatan lil ‘alamin Islam, mulai dari kesantunan, intelektualitas, produktivitas, dan keterbukaan mengajarkan Islam dengan semua cara yang elegan. Mereka berusaha menciptakan atmosir damai ditengah Islamophobia yang sangat kental di Prancis. Ini tidak mudah.

"Dasar Ndeso" Itu Ujaran Kebenaran Ala Habib Riziq

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Kalau Thukul Arwana itu anak presiden pasti sudah dilaporkan ke polisi karena sering mengatakan : "Dasar Ndeso!" di acara bukan 4 mata itu. Tapi berhubung Thukul itu pelawak, ucapannya itu dianggap dagelan alias hiburan saja, maka tidak ada orang yang terpikir untuk melaporkannya sebagai ujaran kebencian.

Kompolnas Nilai Kaesang Tak Lontarkan Ujaran Kebencian

Komisioner lainnya, Poengky Indarti menyatakan setuju tidak ada hatespeech yang diucapkan anak bungsu presiden itu. "Kalau dianggap tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan perkaranya ya harus dihentikan. Kami melihat memang tidak ada unsur pidananya," ujar Poengky.

Andrea Hynan Poeloengan yang juga duduk di jajaran komisioner mengucapkan hal yang sama dengan dua rekannya. Dia mengaku bingung menemukan kalimata mana dalam video Kaesang yang berbau ujaran kebencian.

"Saya sudah menonton video tersebut dan saya bingung di mana ujaran kebenciannya?" tandas Andrea.

Pages