Artikel Pilihan

Cetak Uang Itu Cara Berpikir Idiot dan Rakus

Rabu 26 Agustus 1896, sekelompok teroris Armenia menyerbu Bank Usmani di Galata. Kelompok lainnya juga memaksa masuk ke Sublime Porte. Teroris Dashnak yang masih hidup di Bank Usmani menegosiasikan pelarian mereka yang aman dari kota. Dari peristiwa itulah dunia jadi tahu. Bahwa emas yang katanya sebagai jaminan itu tidak sebesar ceritanya. Rumorpun meluas. Khilafah berbohong dan melakukan penipuan sistematis. Orang tidak lagi percaya kepada mata uang Baron, khilafah. Para tentara menolak dibayar dengan mata uang khilafah.

Akhir Kisah Tragis Sang Sengkuni

Berita terbaru, Amien Rais bersama Din Syamsudin dan Sri Edi Swasono pun gagal menggugat Perppu tentang Corona di Mahkamah Konstitusi (MK). Hakim MK menganggap para kelompok tua tersisih ini sudah kehilangan objek gugatannya karena Perppu tersebut sudah disahkan jadi Undang-Undang. Artinya di sini jelas gerakan orang tua yang tidak mawas diri ini sama sekali tidak dianggap dan tidak mendapat perhatian dari Parlemen.

20 Tahun Lalu

Fadli Zon, dan kebanyakan responden sebuah lembaga survey mengatakan, Soeharto presiden paling berhasil (dibanding semua presiden Indonesia). Tak usah baper, karena Anda bukan Fadli Zon, dan mungkin bukan pula responden survey itu. Sama tak perlu bapernya ketika dulu ada kuis di mana Arswendo Atmowiloto lebih terkenal dibanding siapa, atau ketika John Lennon merasa lebih popular dibanding Tuhan Yesus bukan? 

Kerja Keras Pak RT hingga Presiden dalam Penanggulangan Corona

Sebagian masyarakat sudah mulai terbiasa dengan protokol kesehatan. Mereka jaga jarak dan mengenakan masker di mana-mana. Namun satu hal yang barangkali luput dari perhatian sejumlah orang adalah kerja keras penanganan wabah Corona yang dilakukan pemerintah. Bagaimana pemerintah berjibaku menghadapi wabah Corona sejak awal diketahui virus telah menjangkiti banyak warga negara tetangga. Bukan hanya Pemerintah Pusat yang berada di panggung utama, tetapi juga para Pemimpin Daerah. 

Kerja Sama Yang Manis Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Mempercepat Krisis Wabah Pandemi Covid-19 Cepat Selesai

Oleh : Tante Paku

Dan banyak Kepala Daerah bergerak aktif meneruskan apa yang dimaui pemerintah pusat dengan memperhatikan aspek budaya pada penyampaian komunikasi kepada publik di wilayahnya. Inilah pentingnya integrasi komunikasi di tataran pusat hingga ke pemerintah daerah.

Kepala daerah yang berhasil menangani pandemi di wilayahnya lebih cepat artinya mampu memahami instruksi dari pemerintah pusat dengan cerdas.

Silaturahmi Tanpa Mudik? Bisa Kok...

 

Tahun 2019 lalu, 19,5 juta warga Indonesia melakukan tradisi mudik. Mereka mudik ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta. Tujuan mudik adalah silaturahmi dengan sanak kerabat di kampung asal. Biasanya dilanjutkan agenda wisata ke kampung halaman. Tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya, stasiun  kereta di mana-mana penuh sesak oleh penumpang. Bandara padat, orang-orang juga berjejal di terminal bis. Jalan tol macet, apalagi jalan biasa. 

Tidak Mudik Itu Salah Satu Cara Memutus Mata Rantai Virus Corona

Jangan main-main dengan virus ini, nyawa taruhannya!

Lebih baik para (calon) pemudik yang tidak mudik MENGEDUKASI keluarganya di kampung untuk melakukan Rapid Test agar keluarga dipastikan aman dari virus ini.

Menurut dr FX. Diananto terkait pemeriksaan RAPID-TEST Covid-19 prosedurnya sebagai berikut ini :

Pages