Artikel Pilihan

Aung San Suu Kyi: Banyak Informasi yang Salah Soal Rohingya

 
"Kami sangat paham bagaimana rasanya ketika hak asasi dan perlindungan demokrasi dirampas. Jadi, kami memastikan semua orang di negara kami terlindugi haknya. Tak hanya secara politik, tapi juga sosial dan kemanusiaan," ujar Suu Kyi.
 

Rohingya dan Kita; Kebijakan Luar Negeri RI terhadap Myanmar

 

Beberapa waktu yang lalu, Menlu Retno mengundang wakil dari beberapa ormas, jurnalis, dan akademisi untuk acara makan pagi bersama. Saya juga hadir. Saat itu beliau menjelaskan berbagai kebijakan luar negeri Indonesia. Antara lain yang penting saya sampaikan di sini: pemerintah Indonesia dalam dealing dengan Myanmar memang sangat menghindari megaphone diplomacy (diplomasi yang ‘berisik’).

Bahayanya FPI Bagi NU dan Kebhinekaan

Ilustrasi

Syeikh Nawawi Bantani dalam Nihayatuz Zain mengutip pribahasa Arab, kurang lebih الساقط لاقط, setiap yang jatuh pasti ada yang memulung. Maksudnya, setiap pikiran, ajakan, ajaran, gerakan pasti akan ada yang mengikuti. Atau Anda menjajakan apa saja, mulai jualan agam, jualan ayat, jualan umroh sampai jualan botol, piring plastik dengan harga selangit, tetap ada pembeli.

Saatnya Sudah Dekat Bagi Jonru

 

Waktu berlalu. Multiply ambruk. Ketika ada Facebook, dia masuk. Ketika ada potensi konflik yg besar saat Pilpres, dia ambil kesempatan ini. Naluri bisnisnya saya akui lumayan tokcer. Preferensi politiknya ke satu kelompok, ditunjukkan dengan foto-foto dia bersama seorang capres di kandang kuda. Saat ada potensi konflik ini rupanya dia melihat peluang besar. Dia pun mengembangkan bisnis dengan memproduksi status kebencian. Dia mengunggulkan kelompoknya, dan secara bersamaan menebar racun benci terhadap kelompok lainnya.

Pages