Artikel Pilihan

Balai Kota Kebanjiran Warga dan Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot

Tak hanya itu, warga yang ingin mengadu pada Ahok juga harus mengalah pada warga yang ingin berfoto pada Ahok.

Ahok-pun langsung masuk ke kantornya untuk mendengarkan aduan warga. Tak terlalu lama Ahok menerima aduan warga, setelah menerima aduan, Ahok langsung pergi lagi dari kantornya.

Pabrik Bir milik DKI

Apakah akan ada peminat ? Tentu banyak sekali. Karena ini bisnis emas dan engga semua orang bisa buat pabrik Bir di Jakarta. Apalagi PEMDA tidak mengeluarkan larangan minum Bir. Semoga penjualan saham ini di lakukan malalui tender terbuka atau melalui pasar modal sehingga semua orang punya kesempatan sama memiliki saham itu. Jadi sambil minum bir dapat capital gain. Semoga besok besok Ancol yang juga pemda DKI punya saham bisa di jual.

Netral Bukan Pilihan Lagi

 

Mereka menunggangi orang2 yang haus kekuasaan
Yang tidak sadar sudah bermain bola api ditangan
Dengan membantu membuka jalan mereka untuk menguasai negeri ini..

Ketika para radikalis itu menguasai semua elemen pemerintahan
Lihatlah ibumu ditelanjangi di tepi jalan
Lihatlah saudarimu diperkosa hanya karena dianggap kurang beriman
Lihatlah anakmu digantung hanya karena bermain layang-layang..
Atau bapakmu tergeletak tanpa kepala di pinggir jalan..

9 Naga Membayar 9 Onta Untuk Menipu 9 Juta Keledai

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Dulu waktu Pilpres 2014 dihembuskan oleh kelompok cingkrang otaknya dengan isu kalau Jokowi didukung 9 Taipan yang mereka sebut dengan julukan 9 Naga sebagai penyandang dana dari etnis cina.

Hal serupa juga disebarkan kembali saat Pilkada DKI Jakarta 2017 bahwa Ahok didukung 9 Naga yang kelak akan menguasai Jakarta, bahkan akan menguasai Indonesia. Siapa saja pebisnis cina yang mereka tuduhkan itu?

Merayakan Kekalahan Ahok

Kawan-kawan ini adalah para die hard Ahok. Mereka bertarung habis-habisan untuk memenangkan Ahok-Djarot. Lelaki yang duduk di depanku, sedang merokok, adalah seorang pengusaha rumah makan. Di sebalahnya duduk seorang perempuan, mantan wartawan majalah wanita. Tiga orang lainnya, seorang perempuan dan dua orang lelaki adalah karyawan. Saya tidak tahu mereka bekerja di perusahaan apa.

Pinternya Elit atau Bodohnya Umat?

Para pemimpin ormas Islam, ustad, khotib, penceramah, dlsb itu hanya dijadikan sebagai "toa" atau "loudspeaker" doang untuk bengak-bengok mengintimidasi dan meneror umat Islam agar takut milih Ahok karena ada sanksi neraka, tidak diurus jenazahnya, dlsb, sambil mengarahkan mereka untuk memilih "gubernur Muslim" supaya masuk surga dan "syar'i".

Semua Terbalik pada Waktunya, Tuhan pun Bisa Istirahat

Akhirnya toko komputer gembira, karena ada pengadaan UPS lagi dengan harga yang menjulang..

Akhirnya DPRD bersorak, "horeee bisa kompakan lagi eksekutif ma kita.."

Sakit bagi orang lain, bisa jadi kenikmatan bagi mereka yang punya sudut pandang berbeda.

Mencoba melihat dari sudut pandang kaum bumi datar itu tidak sulit, asal mau susah payah punggung nempel di tembok dengan kepala di bawah dan kaki di langit-langit..

Penistaan? Penistaan Nenek Lo!

Penistaan itu kata kerja. Artinya ada yang dinistakan dalam hal ini Al Qur'an. Penodaan itu artinya mencemarkan. Dalam hal ini ulama. Yang dimaksudkan Ahok berdasarkan pengalamannya, itu Ulama Su, Ulama Doku yang banyak berkeliaran menjelang Pilkada. Jaksa menyimpulkan dalam kategori penodaan. Berdasarkan keterangan saksi yang memberatkan termasuk kesaksian Rizieq, Ketua MUI dan para saksi kardus

Pages